- Pelatih Widodo C. Putro mengadakan program seleksi PSIS Talent Scouting pada 29–30 Juni 2026 di Semarang.
- Ratusan peserta muda bersaing memperebutkan peluang untuk masuk ke dalam skuad utama PSIS musim 2026/2027.
- Seleksi tahap akhir pada 1 Juli 2026 akan menentukan lima hingga delapan pemain potensial untuk direkrut.
SuaraJawaTengah.id - Pelatih Kepala PSIS Semarang, Widodo C. Putro, membuka peluang bagi pemain-pemain muda lokal untuk menembus skuad utama PSIS melalui program PSIS Talent Scouting.
Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi selama dua hari, sejumlah nama kini memasuki tahap akhir dan berpeluang mengenakan seragam Mahesa Jenar pada kompetisi Championship 2026/2027.
Widodo mengaku terkesan dengan antusiasme dan kualitas yang ditunjukkan para peserta. Menurutnya, program Talent Scouting menjadi kesempatan bagi pemain-pemain berbakat yang selama ini belum memiliki akses menuju sepak bola profesional.
"Talent Scouting ini kami adakan untuk memfasilitasi dan memaksimalkan bakat para pemain muda yang belum terpantau atau belum mendapatkan kesempatan menuju jenjang profesional, baik melalui turnamen maupun kompetisi lainnya. Sejauh ini saya bersama tim pelatih melihat ada beberapa nama yang cukup potensial. Karena itu, pada besok (1/7) akan dilakukan seleksi tahap akhir untuk melihat kembali apakah para pemain muda ini layak direkrut ke dalam tim utama PSIS," ujar pelatih yang akrab disapa Coach WCP pada Selasa (30 /6/2026).
Seleksi tahap akhir yang digelar pada 1 Juli 2026 akan menjadi penentuan bagi para peserta. Mereka akan kembali dipantau secara menyeluruh sebelum tim pelatih memutuskan siapa saja yang dinilai layak memperkuat PSIS musim depan.
Widodo mengungkapkan, PSIS diperkirakan akan merekrut sekitar lima hingga delapan pemain, dengan mempertimbangkan kebutuhan tim dan regulasi Championship 2026/2027.
"Kami telah menyiapkan beberapa nama untuk mengikuti seleksi tahap akhir. Nantinya pemain yang dipilih akan disesuaikan dengan regulasi Championship 2026/27 dan kebutuhan tim. Kemungkinan kami membutuhkan sekitar lima hingga delapan pemain. Kesempatan ini akan kami maksimalkan untuk melihat prospek, kualitas teknik, serta kelayakan setiap peserta sebelum keputusan akhir diambil melalui diskusi bersama tim pelatih," jelasnya.
Program PSIS Talent Scouting sendiri berlangsung pada 29–30 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya klub menjaring talenta-talenta potensial, khususnya dari daerah, agar memiliki kesempatan bersaing di level profesional.
Melalui seleksi ini, PSIS berharap dapat memperkuat komposisi skuad sekaligus membuka jalur yang lebih luas bagi pemain muda lokal untuk mewujudkan impian tampil bersama tim utama Mahesa Jenar.
Baca Juga: Sinyal Revolusi PSIS: Isu Kembalinya King Hari Nur dan Septian David Mencuat
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dukung Semangat Berbagai Generasi Muda, Semen Gresik Bersama FORSA Hadirkan Keceriaan Puluhan Siswa
-
Usai Pidato Presiden, Gubernur Ahmd Luthfi Tegaskan Satu Tujuan: Sejahterakan Rakyat
-
SMPN 1 Blora dan Dinas Pendidikan Telusuri Dugaan Perundungan Siswa Kelas IX
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq Ungkap Dugaan Pencopotan Outsourcing Bermotif Politik
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna dan Transaksi Rp4.166 Triliun