Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB
TKP penemuan jenazah Chandra Waskito di Grobogan, Jateng, Kamis (6/8/2026) malam. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Polisi mengonfirmasi jenazah dalam mobil Honda Jazz di Grobogan pada Jumat (8/6/2026) adalah Chandra Waskito.
  • Korban merupakan pemilik konter ponsel di Ambarawa yang diduga menjadi korban pencurian disertai kekerasan dan penculikan.
  • Keluarga korban telah dihubungi kepolisian sementara aparat masih menyelidiki motif serta kronologi kejadian tersebut.

SuaraJawaTengah.id - Polisi memastikan jenazah di dalam mobil Honda Jazz yang ditemukan di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan adalah Chandra Waskito.

Dia adalah bos konter ponsel Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang diduga diculik perampok.

“Iya (Chandra Waskito), masih proses penyelidikan,” kata Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, kepada wartawan, Jumat (8/6/2026).

Polisi masih mengumpulkan aneka keterangan terkait hal ini. Jarak antara lokasi konter HP hingga TKP penemuan jenazah lebih dari 40 kilometer. Motif hingga bagaimana korban bisa sampai TKP kemudian ditemukan sudah meninggal dunia, masih coba diurai oleh polisi.  

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana menambahkan pihaknya juga sudah mendatangi TKP penemuan jenazah tersebut untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

“Dugaan sementara (motif) pencurian dengan kekerasan, kami melaksanakan penyelidikan yang telah melalui serangkaian TPTKP (Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara) dan Olah TKP terhadap peristiwa tersebut,” tambahnya.

Dia mengatakan nomor polisi mobil Jazz warna hitam yang dikendarai korban dalam keadaan tercopot. Sementara, keluarga korban juga sudah dihubungi, di Ambarawa, sedang berada di kepolisian setempat untuk dimintai keterangan lebih lanjut.  

Dugaan aksi perampokan dan penculikan terjadi di sebuah konter ponsel di Ambara, Kabupaten Semarang, Jateng. Insiden baru diketahui Kamis (6/8/2026) siang, sebab karyawan toko melihat toko belum buka hingga siang. Pemilik konter, Chandra, berkali-kali ditelepon tapi tidak merespons.

Pintu konter ponsel kemudian didobrak, didapati di dalamnya sudah dalam kondisi berantakan, termasuk korban dan mobilnya.

Baca Juga: PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA

Kontributor : Eka Setiawan

Load More