- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melaksanakan program Dokter Spesialis Keliling untuk mengatasi kendala jarak dan biaya warga desa.
- Program yang dimulai Maret 2025 ini menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining penyakit di berbagai balai desa.
- Hingga Agustus 2026, program tersebut telah menjangkau ribuan desa dan melayani ratusan ribu warga di Jawa Tengah.
Dari Rumah Sakit ke Desa-Desa
Program Speling mulai bergulir pada Maret 2025 sebagai jawaban atas tantangan pemerataan layanan kesehatan di Jawa Tengah. Meski jaringan puskesmas dan rumah sakit terus berkembang, masih banyak masyarakat yang kesulitan menjangkau dokter spesialis karena faktor geografis maupun ekonomi.
Setidaknya terdapat lima layanan utama yang menjadi fokus Speling, yakni skrining tuberkulosis (TBC), pemeriksaan kanker serviks, layanan kesehatan jiwa, pemeriksaan ibu hamil, serta pelayanan kesehatan balita, terutama untuk mendukung percepatan penurunan stunting.
Seluruh layanan diberikan secara gratis, cukup dengan menunjukkan kartu identitas. Kedekatan lokasi pelayanan di balai desa membuat masyarakat tidak lagi harus mengeluarkan biaya transportasi yang besar untuk memperoleh layanan dokter spesialis.
Hingga 13 Agustus 2026, Program Speling telah dilaksanakan sebanyak 1.553 kali di 1.378 desa yang tersebar di 465 kecamatan pada 35 kabupaten/kota. Selama periode tersebut, sebanyak 128.109 orang warga telah memperoleh layanan kesehatan secara langsung. c
Namun, keberhasilan Speling tidak hanya diukur dari banyaknya desa yang disambangi atau jumlah masyarakat yang datang memeriksakan diri. Yang jauh lebih penting adalah ribuan kasus penyakit yang berhasil ditemukan lebih awal sehingga dapat segera ditangani.
Salah satu fokus utama program ini adalah pelayanan kesehatan ibu dan anak. Hingga awal Agustus 2026, pemeriksaan antenatal care telah dilakukan terhadap 15.848 ibu hamil. Dari jumlah tersebut, 12.537 orang dinyatakan dalam kondisi normal, sementara 3.311 lainnya memerlukan pemantauan dan penanganan lebih lanjut.
Perhatian besar juga diberikan pada penanggulangan tuberkulosis (TBC), penyakit yang masih menjadi tantangan kesehatan nasional. Melalui Speling, skrining TBC telah menjangkau 53.463 warga. Hasilnya, ribuan orang teridentifikasi sebagai suspek TBC maupun memerlukan pemeriksaan lanjutan menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) dan uji Mantoux.
Layanan kesehatan jiwa juga menjadi perhatian serius. Sebanyak 37.605 warga mengikuti skrining kesehatan mental, dengan 1.358 orang teridentifikasi memerlukan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, pemeriksaan kanker serviks telah menjangkau 5.915 perempuan dan menemukan 497 kasus yang membutuhkan tindak lanjut medis.
Baca Juga: Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat
Bersinergi dengan Program Nasional
Keunggulan lain Speling adalah kemampuannya berkolaborasi dengan berbagai program kesehatan yang telah berjalan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengintegrasikan Speling dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas pemerintah pusat sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih menyeluruh dalam satu kesempatan.
Sinergi tersebut membuahkan hasil yang membanggakan. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Jawa Tengah mencatatkan capaian CKG tertinggi di Indonesia. Sebanyak 14.248.868 masyarakat telah mengikuti program tersebut atau sekitar 37,4 persen dari total sasaran nasional.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Zulfachmi Wahab, menegaskan bahwa Speling tidak berhenti pada proses skrining semata. "Kami tidak akan berhenti pada deteksi dini, tetapi berlanjut untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Jawa Tengah secara holistik," ujarnya.
Menurut Zulfachmi, setiap temuan di lapangan akan ditindaklanjuti melalui sistem rujukan dan pendampingan sehingga masyarakat benar-benar memperoleh pelayanan hingga tuntas.
Membangun Jawa Tengah yang Lebih Sehat
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing
-
Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!
-
Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
-
BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang, Tawarkan Promo Pembiayaan Kendaraan dan Mobil Listrik
-
Perkembangan AI Tak Bisa Dihindari, Wakil Ketua DPRD Jateng: Harus Adaptif, Jangan Takut Perubahan!