- Aliansi Rakyat Semarang berunjuk rasa menuntut PT Motu Technology Group membuka dokumen perizinan dan lingkungan pada Rabu, 26 Agustus 2026.
- Perwakilan PT Motu Technology Group menyatakan seluruh dokumen legalitas perusahaan manufaktur sepeda listrik tersebut sudah lengkap dan ditunjukkan secara daring.
- Aliansi Rakyat Semarang menilai dokumen yang ditunjukkan belum memenuhi tuntutan transparansi dan mengancam akan memperbesar jumlah massa aksi berikutnya.
Menurut dia, seluruh dokumen legalitas perusahaan tersedia. Pihak perusahaan juga telah memberikan penjelasan serta menunjukkan dokumen secara daring kepada perwakilan massa.
"Legalitas kita semua memegang. Semuanya ada. Kami tidak mungkin bangun perusahaan tanpa legalitas yang jelas. Apalagi ini di Indonesia, negara hukum," kata Bakhitabiyya.
Ia menjelaskan, pihaknya keberatan apabila masyarakat umum meminta seluruh dokumen legalitas dalam bentuk fisik. Menurutnya, perusahaan telah menunjukkan dokumen secara daring sebagai bentuk penjelasan kepada massa.
"Mereka tuntutannya lebih ke meminta dokumen fisik. Sedangkan itu tidak diwajibkan bagi perusahaan untuk memberikannya. Kami hanya memberikan penjelasan dan memperlihatkan dokumen secara online," ujarnya.
Bakhitabiyya menyebut perwakilan massa bahkan sempat memotret bagian awal dokumen yang ditampilkan, termasuk profil dan informasi terkait NIB perusahaan.
Dia juga menjelaskan PT Motu Technology Group merupakan perusahaan manufaktur sepeda listrik yang baru berdiri pada tahun 2026 ini.
"Perusahaan yang produksi sepeda listrik ini baru tahun ini berdiri, awal tahun. Bulan April 2026," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI