- Pelatih Stefan Keeltjes menyatakan Kendal Tornado FC fokus membenahi penyelesaian akhir jelang Pegadaian Championship 2026/2027.
- Tim telah menjalani empat laga uji coba melawan klub tangguh di Charlie Training Center, Boja, Kendal.
- Kendal Tornado FC masih menyisakan dua laga uji coba terakhir melawan tim level di bawahnya.
SuaraJawaTengah.id - Kendal Tornado FC memasuki tahap akhir persiapan menghadapi Pegadaian Championship 2026/2027. Dua pekan menjelang kick off, penyelesaian akhir menjadi salah satu pekerjaan rumah utama tim Laskar Badai Pantura.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes mengatakan timnya mendapat banyak pelajaran dari sejumlah laga uji coba yang telah dijalani. Salah satunya terkait kemampuan pemain dalam memanfaatkan peluang.
"Kita banyak evaluasi terutama di scoring," kata Stefan usai memimpin latihan di Charlie Training Center, Salamsari, Boja, Kabupaten Kendal, Selasa (1/9/2026).
Dalam persiapan menuju kompetisi, Kendal Tornado FC telah menjalani sekitar empat kali uji coba dengan menghadapi tim yang dinilai memiliki level permainan tinggi. Mulai PSS Sleman, Semen Padang, Timnas Indonesia U-20, PSMS Medan dan Bali United.
Menurut Stefan, rangkaian uji coba tersebut memberikan pengalaman penting bagi pemain, terutama dalam aspek bertahan, transisi permainan, hingga mental bertanding.
Namun, persoalan efektivitas di depan gawang masih menjadi perhatian. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Kendal Tornado FC dinilai memiliki peluang untuk meraih kemenangan, tetapi gagal memaksimalkannya.
"Paling penting adalah bagaimana kita bisa manfaatkan peluang. Dari beberapa pertandingan terakhir seharusnya kita bisa unggul, bisa menang, tapi anak-anak kurang bisa manfaatkan peluang. Akhirnya kita kehilangan poin," ujarnya.
Sisa Dua Uji Coba
Memasuki dua pekan terakhir sebelum kompetisi dimulai, Kendal Tornado FC masih memiliki dua agenda uji coba.
Baca Juga: Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah
Berbeda dengan lawan-lawan sebelumnya, dua pertandingan tersebut akan menghadapi tim dengan level di bawah Kendal Tornado FC. Uji coba ini sekaligus menjadi kesempatan bagi tim untuk mematangkan sejumlah aspek permainan.
"Kita ada dua kali uji coba, levelnya yang low. Tujuannya kita latihan untuk finishing, terus kita latihan soal team block-nya seperti apa," jelasnya.
Selain meningkatkan ketajaman, latihan tersebut diarahkan untuk memastikan pemain semakin memahami pola permainan dan organisasi tim ketika kompetisi resmi bergulir.
Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar dua pekan, Kendal Tornado FC kini fokus menyempurnakan detail permainan, terutama efektivitas penyelesaian akhir dan organisasi pertahanan sebelum menghadapi persaingan Pegadaian Championship 2026/2027.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
Terkini
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin
-
Transaksi Qlola by BRI Tumbuh 32%, Layanan Mobile Makin Terintegrasi
-
Kalah Pamor dari Rokok Kretek, Perajin Berjuang Hidupkan Kembali Batik Kudus
-
Sekda Jateng Bakal Tindak Tegas ASN Terlibat Judi Online
-
Awas Musim Hujan Ekstrem! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemda Ngebut Perbaiki Infrastruktur