- Delapan anggota Komite Pemilihan dan Komite Banding mengundurkan diri massal pada Selasa, 22 September 2026.
- Pengunduran diri pengurus krusial tersebut terjadi menjelang Kongres Pemilihan Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah pada 8 Oktober 2026.
- Gelombang pengunduran diri ini menimbulkan ketidakpastian mengenai keberlanjutan tahapan pemilihan dan status pencalonan ketua.
SuaraJawaTengah.id - Dinamika internal menyelimuti persiapan Kongres Pemilihan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober 2026. Sebanyak delapan anggota perangkat penting pemilihan dikabarkan mengundurkan diri secara massal.
Delapan figur tersebut terdiri dari empat anggota Komite Pemilihan (KP) dan empat anggota Komite Banding Pemilihan (KBP). Berdasarkan keterangan narasumber, salah satu anggota KP yang tidak mau disebut namanya, surat pengunduran resmi bermaterai telah mereka serahkan pada KP dan KBP pada Selasa (22/9/2026)
Empat nama dari KP yang dikabarkan mundur yakni Hari, Suharto, Agung Handoko, serta Rinaldo Hakter. Sementara dari jajaran KBP mencakup Maryono, Budi Suranto, Syafiq, dan Fajar Arifin.
Salah satu anggota Komite Banding Pemilihan (KBP), Budi Suranto, membenarkan adanya pengunduran diri sejumlah anggota KP dan KBP. Ia mengaku telah menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Ketua KBP.
“Benar, saya bersama beberapa rekan di KP dan KBP memang mengundurkan diri. Suratnya sudah kami serahkan kepada ketua,” kata Budi.
Namun, hingga berita ini diturunkan, Budi belum bersedia mengungkapkan alasan pengunduran dirinya dari KBP
Mundurnya para pengurus KP dan KBP hanya sekitar 17 hari menjelang hari pelaksana menjadi sorotan tajam. Pasalnya, kedua komite ini memegang peran krusial: KP bertanggung jawab mengawal seluruh proses pendaftaran hingga penetapan kandidat, sementara KBP memproses mekanisme keberatan atau banding.
Jejak Panjang Penundaan Kongres
Rencana pemilihan Ketua PSSI Jateng sejatinya telah bergulir sejak akhir 2025. Melalui Kongres Biasa pada 30 Oktober 2025, agenda pemilihan semula ditetapkan pada 20 Desember 2025.
Baca Juga: Cari Kerja Tanpa Orang Dalam? Pemprov Jateng Buka 3.000 Lowongan di Job Fair MTQ Nasional
KP bahkan telah merampungkan tahapan penjaringan dan menetapkan dua calon tetap pada 10 Desember 2025, yakni Kairul Anwar dan A.S. Sukawijaya (Yoyok Sukawi), untuk memperebutkan suara dari 56 voter.
Namun, pada hari yang sama, PSSI Pusat menerbitkan surat tertanggal 10 Desember 2025 yang mencabut rekomendasi pelaksanaan Kongres Pemilihan Asprov
Kepastian jadwal baru didapat usai Kongres Biasa PSSI pada 3 Agustus 2026, yang mematok rentang waktu pemilihan Asprov pada Oktober–November 2026 demi menyelaraskan struktur sebelum Kongres Pemilihan PSSI Pusat pada Juli 2027. Dari keputusan itu, PSSI Jateng membidik tanggal 8 Oktober 2026 sebagai hari penentuan
Masa Depan Tahapan Pemilihan Dipertanyakan
Gelombang pengunduran diri tersebut memunculkan tanda tanya mengenai keberlanjutan tahapan Kongres Pemilihan Ketua PSSI Jateng.
Belum diketahui apakah mundurnya delapan anggota KP dan KBP akan berimplikasi pada perubahan susunan komite maupun tahapan pemilihan. Termasuk, apakah penetapan Kairul Anwar dan A.S. Sukawijaya (Yoyok Sukawi) sebagai calon tetap pada proses 2025 masih menjadi dasar dalam pemilihan mendatang, atau harus melalui tahapan pencalonan kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H
-
Investasi Ketahanan Pangan, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Perbanyak Bantuan Bibit Pohon
-
Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh
-
Dua Laga Nirgol, Fikron Afriyanto Ungkap Kunci Kokohnya Pertahanan Kendal Tornado FC
-
Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa