Ilustrasi masinis kereta api (Unsplash)
Baca 10 detik
- Polda Metro Jaya menetapkan masinis berinisial AN sebagai tersangka tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur pada 27 April 2026.
- Insiden tragis di Bekasi Timur tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian setempat.
- Pengamat transportasi Probo Hardini menyatakan penyebab kecelakaan harus diselidiki secara komprehensif melalui sistem operasional menyeluruh dan karakteristik pengereman kereta.
Ia berharap penyidik dapat mengumpulkan dan mengkaji seluruh data yang tersedia sebelum menarik kesimpulan mengenai faktor utama penyebab kecelakaan. Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), juga dinilai penting dalam proses tersebut.
“Harus dilihat secara menyeluruh. Semua data dan bukti yang ada dirangkum untuk sampai pada satu kesimpulan utama,” pungkas Probo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Kecelakaan KA Argo Bromo, Pengamat: Kesalahan Masinis Tak Bisa Dilihat Secara Tunggal
-
Pasar Otomotif Jateng Menguat, Astra Financial Perluas Akses Pembiayaan di GIIAS Semarang
-
Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965
-
Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah
-
Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona