Pengunjung melihat mobil BYD di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip), Rabu (30/9/2026). [Suara.com/Budi]
Baca 10 detik
- PT BYD Motor Indonesia menyatakan 65 persen pasar kendaraan di Jawa Tengah masih didominasi bahan bakar fosil pada 30 September 2026.
- Perusahaan menawarkan teknologi kendaraan listrik baterai dan Dual Mode untuk mendukung transisi energi di GIIAS Semarang 2026.
- BYD menargetkan penambahan jumlah jaringan layanan dari tujuh menjadi enam belas lokasi di wilayah Jawa Tengah.
Saat ini BYD memiliki tujuh lokasi yang beroperasi di Jawa Tengah. Jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi 16 lokasi untuk memperluas akses penjualan dan layanan purnajual.
Menurut Luther, pengembangan jaringan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru. Sebab, ekosistem kendaraan elektrifikasi tidak hanya berkaitan dengan pilihan produk, tetapi juga kemudahan memperoleh layanan setelah kendaraan digunakan.
“Ketika masyarakat memilih kendaraan energi baru, mereka juga membutuhkan kepastian layanan. Karena itu, kami terus memperluas jaringan agar konsumen mendapatkan pengalaman yang lengkap, mulai dari pembelian hingga layanan purnajual,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru
-
Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara
-
Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km
-
GIIAS Semarang Kenalkan Ragam Teknologi Mobil Listrik, Changan Bawa BEV dan REEV
-
Aduan Warga Jateng Tak Boleh 'Menggantung', Ahmad Luthfi: Maksimal 24 Jam Harus Direspons!