- Ikhsan Naufal Dwilaksana membagikan kisah perjuangan bisnisnya dalam acara inspiratif di Salatiga pada Kamis, 8 Oktober 2026.
- Ia merintis usaha stempel secara door-to-door sejak 2019 dan beralih ke pemasaran digital saat pandemi Covid-19 melanda.
- Kini ia sukses mengelola berbagai unit usaha advertising dan digital printing yang mempekerjakan hingga 130 karyawan.
SuaraJawaTengah.id - Perjalanan menjadi pengusaha sukses tidak selalu dimulai dengan modal besar dan peluang yang menjanjikan. Ikhsan Naufal Dwilaksana justru mengawali langkahnya dari pekerjaan serabutan, mulai dari tukang cuci piring, guru les, hingga membersihkan taman.
Kini, ia mengembangkan sejumlah bisnis di bidang advertising dan digital printing dengan jumlah karyawan yang disebut mencapai 130 orang.
Kisah perjalanan Ikhsan tersebut dibagikan dalam acara Ngobrol Inspiratif Bareng Anak Muda Salatiga yang digelar Gerakan Solusi Indonesia (GSI) bersama Bank Jateng Cabang Salatiga di Joglo Tepi Sawah, Salatiga, Kamis (8/10/2026).
Di hadapan puluhan anak muda, alumni Ekonomi Islam UIN Salatiga itu menceritakan bahwa pencapaian yang diraihnya saat ini tidak diperoleh secara instan. Sebelum membangun bisnisnya sendiri, ia harus menjalani berbagai pekerjaan untuk bertahan hidup sekaligus mengumpulkan pengalaman.
“Saya pernah jadi tukang cuci piring. Saya juga pernah jadi guru les, pembersih taman, dan jualan produk-produk orang. Enak-enaknya jangan dilihat dulu, tetapi ada proses di balik itu yang teman-teman juga harus jalani,” ujar Ikhsan.
Perjalanan bisnisnya dimulai pada 2019, ketika masih duduk di semester lima perkuliahan.
Berbekal keberanian mencoba, ia merintis usaha penjualan stempel dari garasi rumah kakak iparnya.
Saat itu, ia menawarkan produknya secara langsung dari pintu ke pintu atau door-to-door. Cara tersebut tidak serta-merta mendatangkan keuntungan. Selama tiga bulan pertama, usahanya justru mengalami kerugian.
“Saya coba door-to-door. Panas-panas saya rasain saja, masuk ditolak, masuk ditolak. Sampai akhirnya tiga bulan alhamdulillah minus. Tidak sebegitu indah apa yang diharapkan menjadi seorang pengusaha,” ungkapnya.
Baca Juga: Salatiga Bersiap Jadi Pusat Padel Nasional: Visi Ambisius PBPI untuk Olahraga Modern
Pandemi Jadi Titik Balik
Tantangan semakin berat ketika pandemi Covid-19 melanda pada 2020. Pembatasan aktivitas membuat pola penjualan langsung yang selama ini dijalankannya sulit dipertahankan.
Alih-alih berhenti, Ikhsan memilih mempelajari pemasaran digital melalui media sosial, termasuk Facebook. Perubahan strategi tersebut menjadi salah satu titik balik dalam perjalanan bisnisnya.
Usahanya mulai berkembang hingga pada 2020 ia berani menyewa tempat di pusat Kota Salatiga untuk membuka usaha penyedia bahan baku percetakan.
Ia kemudian memperluas jangkauan bisnis melalui kolaborasi dengan adiknya untuk membuka cabang percetakan di Jawa Barat. Jaringan usahanya juga berkembang hingga Purwokerto.
Kemampuan mengelola dan mengembangkan bisnis turut mengantarkannya masuk dalam jajaran direksi sebuah perusahaan digital printing di Salatiga pada 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Pernah Jadi Tukang Cuci Piring, Kisah Pengusaha Muda Salatiga Ini Kini Punya 130 Karyawan
-
Kendal Tornado FC vs PSBS Biak: Respek ke Lawan, Stefan Keeltjes Minta Pemain Jaga Motivasi
-
Yuk, Ajak Orang Terkasih Nonton Bareng Pakai Promo BRI Buy 1 Get 2 Ticket di The Premiere XXI
-
BRI dan Prodia Dukung Gaya Hidup Sehat Melalui Exclusive Healthcare Services
-
Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan