Budi Arista Romadhoni
Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:37 WIB
Ucapan duka cita kepada atlet silat Ayudiah Rivana Tridiandinita. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Atlet pencak silat Semarang, Ayudiah, mengalami cedera jari saat bertanding di Porprov Jateng pada Senin.
  • Ayudiah meninggal dunia pada Rabu pagi setelah menjalani operasi jari di Rumah Sakit Primaya.
  • Pelatih menyatakan Ayudiah sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit dan penyebab kematian masih memerlukan penelusuran.

SuaraJawaTengah.id - Atlet Pencak Silat Kota Semarang Ayudiah Rivana Tridiandinita (19) meninggal dunia usai operasi setelah mengalami cedera di tengah kompetisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026.

Dia meninggal dunia Rabu (28/10/2026) pagi. Kabar itu dibenarkan Koordinator Pelatih Pencak Silat Porprov Kota Semarang, Nurfaqih.  

Ayudiah pada Senin (26/10/2026) tanding silat babak perempat final melawan atlet dari Kabupaten Batang. Saat tanding, jari Ayudiah terkena tendangan hingga terluka.  

“Jarinya berdarah terkena tendangan, ternyata ruas jari tengahnya cedera dan tulangnya bergeser. Saat dirontgen tidak ada patah (tulang),” kata Nurfaqih kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).  

Ayudiah kemudian menjalani operasi pada Selasa (27/10/2026) sore sekira pukul 18.00 WIB di Rumah Sakit Primaya. Operasi berjalan lancar, tidak menunjukkan adanya masalah. Kondisi Ayudiah juga disebutkan sehat.  

“Orangtuanya pada pukul 19.30 juga sempat menyampaikan bahwa semuanya sudah selesai, tidak ada masalah,” lanjutnya.  

Namun, esok harinya, yakni pagi ini (Rabu 28/10/2026) Nurfaqih mendapatkan kabar Ayudiah meninggal dunia. Kabar itu disampaikan orangtua Ayudiah.  

Dia kaget mendengar kabar itu. Sepengetahuannya, Ayudiah dalam kondisi sehat-sehat, tidak memiliki riwayat penyakit bawaan.  

Mengenai apa penyebab kematiannya, Nurfaqih tidak mau berspekulasi. Dia menyebut perlu penelusuran lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.  

Baca Juga: Bukan Sekadar Ajang Berebut Medali, Ini Target Besar di Balik Porprov Jateng 2026

Kontributor : Eka Setiawan

Load More