Budi Arista Romadhoni
Senin, 02 November 2026 | 15:01 WIB
Wisnu Tutus Tedy Putra, Mantri BRI yang bertugas di BRI Unit Banyubiru, Cabang Ungaran, Kabupaten Semarang.
Baca 10 detik
  • Wisnu Tutus Tedy Putra bertugas sebagai Mantri BRI Unit Banyubiru sejak September 2015 untuk membantu permodalan UMKM.
  • Ia telah mendampingi sekitar 50 persen pelaku UMKM mengakses pembiayaan, edukasi keuangan, hingga berhasil naik kelas.
  • Wisnu berkomitmen menjaga integritas tinggi dan menjangkau wilayah jauh demi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

SuaraJawaTengah.id - Bagi Wisnu Tutus Tedy Putra, menjadi Mantri BRI bukan sekadar pekerjaan menyalurkan kredit kepada masyarakat. Lebih dari itu, profesi yang telah dijalaninya selama bertahun-tahun tersebut menjadi kesempatan untuk terjun langsung melihat perjuangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus membantu mereka mendapatkan akses permodalan untuk berkembang.

Bertugas di BRI Unit Banyubiru, Cabang Ungaran, dengan wilayah penugasan Bo Ungaran, Wisnu telah mengabdikan diri di BRI selama 14 tahun. Ia mulai menjalankan tugas sebagai Mantri sejak September 2015.

Keputusannya menekuni pekerjaan tersebut dilandasi keinginan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang membutuhkan pendampingan dan dukungan permodalan.

"Motivasi saya memilih pekerjaan ini karena bisa terjun langsung merasakan pergerakan perekonomian pelaku UMKM dan bisa memberikan dampak yang nyata," ungkap Wisnu.

Selama menjalankan tugas, Wisnu telah mendampingi sekitar 15 pelaku UMKM. Dari pengalaman tersebut, ia menemukan bahwa persoalan yang dihadapi pengusaha kecil tidak selalu berkaitan dengan kemampuan menjalankan usaha.

Tidak sedikit di antara mereka yang sebenarnya memiliki potensi untuk berkembang, tetapi terkendala akses permodalan dan belum tersentuh layanan perbankan.

Salah satu pengalaman paling berkesan baginya adalah ketika berhasil membantu nasabah memperoleh fasilitas kredit untuk pertama kalinya.

Nasabah tersebut sebelumnya belum pernah mendapatkan fasilitas pembiayaan perbankan karena wilayah tempat tinggalnya belum terjangkau oleh aktivitas pemasaran kredit.

Bagi Wisnu, kesempatan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Mantri di tengah masyarakat dapat membuka akses keuangan yang sebelumnya sulit dijangkau.

Baca Juga: Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda

Ia juga pernah menjumpai pelaku usaha yang mulai mengalami penurunan aktivitas bisnis karena keterbatasan modal. Dalam kondisi tersebut, pendampingan dilakukan untuk membantu nasabah menemukan jalan agar usahanya kembali memiliki peluang berkembang.

Mendampingi UMKM hingga Berhasil Naik Kelas

Bagi Wisnu, keberhasilan seorang Mantri tidak cukup diukur dari banyaknya kredit yang berhasil disalurkan. Ia juga melihat bagaimana pembiayaan dan pendampingan dapat memberikan perubahan terhadap kondisi usaha nasabah.

Selama menjalankan tugas, sekitar 50 persen dari pelaku UMKM yang didampinginya telah berhasil mengakses pembiayaan. Bahkan, terdapat nasabah yang sebelumnya berada pada segmen mikro dan kemudian berkembang hingga menjadi nasabah pada segmen KCP.

Perjalanan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang memberikan kepuasan tersendiri baginya. Sebab, ada proses panjang yang harus dilalui sebelum sebuah usaha mampu berkembang dan meningkatkan kapasitas bisnisnya.

Tantangan terbesar dalam pekerjaannya justru terletak pada bagaimana mendampingi nasabah agar benar-benar merasakan perubahan positif setelah mendapatkan akses layanan perbankan.

Load More