Diduga Depresi karena Sakit, Kakek Nekat Gantung Diri di Atas Kandang Ayam

Dwi Bowo Raharjo
Diduga Depresi karena Sakit, Kakek Nekat Gantung Diri di Atas Kandang Ayam
Yunus Anden (40) ditemukan tergantung dalam rumah sendiri menggunakan tali. Jumat (3/5). (kabarmakassar.com/istimewa)

"Setelah mendapatkan laporan kami menerjunkan anggota dan Inafis juga sudah melakukan pemeriksaan."

Suara.com - Kakek berusia 65 tahun yang diketahui bernama Suparno alias Parto Telo, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Minggu (23/6/2019). Diduga warga Buntit, Srimulyo, Gondang, Sragen, Jawa Tengah itu nekat bunuh diri lantaran depresi karena sakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh.

Kapolsek Gondang, AKP Kabar Bandiyanto mengatakan, kejadian itu pertama kali diketahui tetangga korban yang bernama Suparni (51). Saat itu, sekitar pukul 11.00 WIB Suparni berniat membuang sampah ke belakang rumahnya.

Saat hendak membuang sampah itulah, saksi melihat korban tengah terduduk di atas kandang ayam.

"Saksi ini melihat korban duduk di atas kandang ayam yang terbuat dari bambu. Saksi ini merasa curiga, karena setelah dicermati ternyata ada tali yang melilit di leher korban dan mengarah ke atas," ujar Bandiyanto kepada Suara.com, Minggu (23/6/2019).

Setelah memastikan bahwa korban menggantung, Suparni memberitahu warga sekitar. Selanjutnya, warga pun melaporkan kepada pihak berwajib.

"Setelah mendapatkan laporan kami menerjunkan anggota dan Inafis juga sudah melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan," terang Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan pemeriksaan yang sudah dilakukan, korban dipastikan meninggal karena bunuh diri.

"Diduga, korban ini mengalami depresi karena sudah dua tahun menderita stroke dan komplikasi. Dan dari pemeriksaan juga tidak ada permasalahan dengan pihak keluarga maupun tetangga," tandasnya.

Kontributor : Ari Purnomo

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS