Balita Korban Pohon Ambruk di Solo Meninggal Dunia

Bangun Santoso
Balita Korban Pohon Ambruk di Solo Meninggal Dunia
Dokter Divan Fernandes, salah satu dokter yang menangani balita korban pohon ambruk di Solo, Jawa Tengah. (Suara.com/Ari Purnomo)

Balita berumur 1,5 tahun itu meninggal dunia akibat mengalami cidera parah di kepala

Suara.com - Kaifan Azam Nur Rido (1,5) balita korban pohon tumbang di Solo, Jawa Tengah akhirnya meninggal dunia. Korban yang mengalami cidera kepala berat dinyatakan meninggal dunia oleh dokter pukul 11.20 WIB.

Asisten Manajer Humas Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, dokter Divan Fernandes mengatakan, meninggalnya korban disebabkan karena luka kepala serius yang dialaminya.

"Iya, korban dinyatakan meninggal pukul 11.20 WIB. Akibat luka serius di bagian kepalanya," terang Divan kepada Suara.com melalui sambungan telepon, Senin (22/7/2019).

Menurut dokter Divan, pihak rumah sakit sudah berupaya untuk memberikan pertolongan semaksimal mungkin untuk menolong korban. Namun, karena trauma berat yang dialaminya, nyawa korban tidak bisa tertolong.

"Rumah sakit telah memberikan pertolongan semaksimal mungkin, namun mengingat trauma yang dialami pasien cukup berat. Pasien tidak dapat tertolong dan meninggal," katanya.

Sebelumnya, korban yang mulai dirawat pada Minggu (21/7/2019) dalam kondisi kritis. Korban tidak sadarkan diri hingga Senin (22/7/2019) siang.

"Korban dibantu alat pernafasan, kondisinya tidak stabil. Dan dirawat di ruang PICU bagian dari ICU," ujar dokter spesialis anak yang menangani korban, dr Ardi Santoso.

Sejumlah dokter belum bisa melakukan tindakan karena kondisi korban masih belum stabil. Sehingga, dokter terus melakukan pengawasan terhadap setiap perkembangan kondisi korban, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kontributor : Ari Purnomo

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS