Soal Kabinet Jokowi Jilid II, Din Syamsudin: Jangan Tersandera Parpol

Chandra Iswinarno
Soal Kabinet Jokowi Jilid II, Din Syamsudin: Jangan Tersandera Parpol
Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin. [Suara.com/Ari Purnomo]

Din juga mengatakan, dengan kondisi saat ini menuntut pemerintahan untuk bekerja lebih baik.

Suara.com - Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin berharap Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan berjalan lebih baik di periode kedua. Lantaran itu, Din mengingatkan perlunya pembantu dalam pemerintahan atau menteri yang memiliki kinerja yang baik.

Lebih lanjut, Din menyampaikan, jangan sampai pemerintahan justru tersandera partai politik. Sehingga, jalannya roda pemerintahan tidak bisa seperti yang diinginkan oleh rakyat Indonesia.

"Kami berharap, pemerintahan baru bisa membentuk kabinet yang berkeahlian dan profesional. Tetapi, jika akhirnya pemerintah mengakomodasi masing-masing (parpol) minta sekian (kursi), saya membayangkan kinerja pemerintah akan tersandera oleh kepentingan parpol," katanya usai menjadi pembicara dalam pembukaan Masa Taaruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Solo, Rabu (14/8/2019).

Jika kondisi tersebut terjadi, Din menambahkan, maka akan membuat kinerja pemerintahan tidak akan baik. Din juga mengatakan, dengan kondisi saat ini menuntut pemerintahan untuk bekerja lebih baik.

"Untuk pemerintahan ini, harus ada kinerja terbaik. Ini perlu didukung pembantu punya kemampuan, integritas yang bersifat melayani sebagai public server," tambahnya

Hanya saja, menurutnya yang terjadi saat ini justru banyak menteri yang tidak bekerja dan mengabdi untuk rakyat. Melainkan lebih pada kepada partainya. Sehingga, dalam setiap kinerjanya kepentingan partai tidak akan hilang.

Kontributor : Ari Purnomo

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS