Hujan Intensitas Ringan Mulai Guyur Banyumas, BPBD: Krisis Air Masih Parah

Saat ini ada 73 desa dari 19 kecamatan yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 04 Oktober 2019 | 02:00 WIB
Hujan Intensitas Ringan Mulai Guyur Banyumas, BPBD: Krisis Air Masih Parah
antrean air bersih pada malam hari. [Antara]

SuaraJawaTengah.id - Krisis air bersih hingga saat ini masih terjadi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah meski hingga saat ini intensitas hujan ringan terjadi sudah mengguyur wilayah tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengan bahwa hingga saat ini kejadian kekeringan dan krisis air bersih masih berlangsung di wilayah setempat.

"Hujan dengan intensitas ringan sudah beberapa kali mengguyur wilayah setempat tapi kekeringan dan krisis air bersih masih terjadi," kata Kepala BPBD Banyumas Ariono Poerwanto seperti dilansir Antara di Purwokerto pada Kamis (3/10/2019).

Dia menjelaskan, saat ini ada 73 desa dari 19 kecamatan yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Kecamatan tersebut antara lain, Patikraja, Sumpiuh, Karanglewas, Rawalo, Kalibagor, Jatilawang, Purwojati, Cilongok, Tambak, Kebasen, Gumelar, Somagede, Lumbir, Kemranjen, Banyumas, Pekuncen, Kedungbanteng, Ajibarang, Wangon.

Baca Juga:Hingga Agustus, BPBD Banyumas Distribusikan 727 Tangki Air Bersih

Dia mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus mengintensifkan penyaluran air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan guna membantu warga yang membutuhkan.

Dia mengatakan, berdasarkan laporan terkini, ada 17.241 keluarga di wilayah Banyumas yang terdampak kekeringan dan krisis air bersih.

"Sejak awal penanganan kami telah menyalurkan sebanyak 1.454 tanki atau setara dengan 7.273.000 liter air bersih dengan harapan dapat membantu warga yang membutuhkan," katanya.

Pihaknya, kata dia, berharap kejadian kekeringan dan krisis air bersih di wilayah Banyumas akan menurun mendekati awal musim hujan.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah akan memasuki awal musim hujan pada pertengahan bulan Oktober 2019.

Baca Juga:BPBD Banyumas Habiskan 365 Tangki Air Atasi Kekeringan di 28 Desa

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi mencontohkan, sebagian wilayah di Kabupaten Banjarnegara khususnya wilayah Barat dan sebagian wilayah Banyumas diperkirakan sudah memasuki awal musim hujan pada pertengahan Oktober.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak