Malu-malu Pinang Paundra di Pilkada Solo, Gerindra: Belum Terlalu Kenal

Chandra Iswinarno
Malu-malu Pinang Paundra di Pilkada Solo, Gerindra: Belum Terlalu Kenal
Tangkapan layar dari youtube akun pantja sila cucu Bung Karno Paundra Karna [Youtube.com]

Sekretaris DPD Gerindra Jateng Sriyanto Saputro mengatakan, upaya DPC Gerindra Surakarta dalam meminang Paundra, dinilainya masih butuh waktu.

Suara.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jateng mengetahui rencana DPC Gerindra Surakarta melakukan pendekatan kepada cucu Presiden pertama RI Soekarno, Gusti Pangeran Haryo (GPH) Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara atau dikenal Paundra.

DPC Gerindra Surakarta berniat memasangkan Paundra dengan anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka pada Pilwakot Surakarta 2020.

Namun begitu, pimpinan daerah Gerindra Jateng terkesan masih malu-malu mengungkap terkait upaya meminang putra dari Sukmawati Soekarnoputri tersebut maju sebagai usungannya.

Sekretaris DPD Gerindra Jateng Sriyanto Saputro mengatakan, upaya DPC Gerindra Surakarta dalam meminang Paundra, dinilainya masih butuh waktu untuk mengenal mantan anggota DRPD Surakarta dari PDIP tersebut.

"Secara pribadi kita belum terlalu mengenal. Perlu banyak mengenal secara pribadi," katanya, saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (29/10/2019).

Terkait keberadaan Paundra, DPD Gerindra menyarankan yang bersangkutan untuk bisa mendaftar melalui DPC Gerindra Surakarta.

"Kalau yang bersangkutan (Paundra) tertarik daftar ya dipersilahkan, nanti kita dalami," katanya.

Diketahui, pembukaan pendaftaran penjaringan bakal calon dari Gerindra sudah dimulai sejak 25 Oktober 2019. Pendaftaran dibuka seluas-luasnya bagi siapa saja yang tertarik.

"Semakin banyak yang mendaftar semakin baik," katanya.

Pengenalan terhadap Paundra, kata Sriyanto wajib dilakukan Gerindra. Sebab, popularitas bakal calon akan mempengaruhi elektabilitas. Apalagi, DPC PDIP Surakarta telah resmi memutuskan pasangan calon tunggal yakni Achmad Purnomo dan Teguh Prakoso.

"Tentu untuk meminang butuh banyak referensi tentang figur dimaksud dan juga seputar popularitas dan elektabilitasnya bagaimana," ucapnya.

Soal apakah memang akan berencana menduetkan Paundra sebagai wakil dari Gibran, Sriyanto mengedepankan prinsip partainya, jika Gerindra membuka koalisi dengan partai mana saja.

"Prinsip kita siap koalisi dengan partai mana pun," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPC Gerindra Surakarya Ardianto menyampaikan, ketertarikan Gerindra untuk mendekati Paundra bukan tanpa alasan. Menurutnya banyak pertimbangan hingga memutuskan untuk mendekati Paundra.

"Kita menginginkan sosok muda, anggota dewan, cinta, cucu langsung dari sang Proklamator Bung Karno, dan berada di Solo. Kenapa tidak kita sentuh?" terang Ardianto pada Selasa (29/10/2019).

Ardianto menilai, sosok Paundra cocok untuk mendampingi Gibran di Pilwalkot Solo 2020 mendatang. Terlebih selama ini belum ada sosok yang akan mendampingi Gibran dalam Pilwalkot.

"Kalau nanti Mas Paundra bersedia kita persunting untuk mendampingi Mas Gibran itu sangat bagus sekali. Saya juga sudah ada komunikasi dengan mas Paundra, tapi baru lewat telepon. Nanti kalau dari Surabaya saya akan sowan ke Mangkunegaran untuk berkomunikasi lagi," urainya.

Kontributor : Adam Iyasa

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS