Viral Pegawai Dishub Cantik Setir Bus BST, Ternyata Pernah Jadi Sales Truk

Chandra Iswinarno
Viral Pegawai Dishub Cantik Setir Bus BST, Ternyata Pernah Jadi Sales Truk
Pegawai Dishub Solo yang viral saat setiri bus Batik Solo Trans (BST) Diajeng Rahma Soraya Ayunanda, [Suara.com/Ari Purnomo]

Ajeng mengaku memiliki keahlian mengemudikan kendaraan besar.

Suara.com - Diajeng Rahma Soraya Ayunanda pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mendadak viral di media sosial. Viralnya video Ajeng, begitu ia akrab disapa, setelah dirinya mengunggah foto tengah menjadi sopir bus Batik Solo Trans (BST).

Melalui akun instagram pribadinya @ajengmheemhee, Ajeng pun mengunggahnya di media sosial.

Tidak hanya sekadar mengunggah foto saja, tetapi Ajeng juga memberikan keterangan cukup menggelitik. 'Nangiso tak supiri, meh nangdi ayok tak kancani. Cen aku raisoh ngendangi koyo @doryharsa, isoku nyopir bang.' ('Menangislah kusetiri. Mau kemana ayo kutemani. Aku memang tidak bisa bermain gendang seperti Mas Dory Harsa. Aku bisa menyetir, bang').

Saat ditemui Suara.com, perempuan cantik itu mengaku tidak menyangka unggahannya akan viral. Dirinya waktu itu baru saja memberikan sosialisasi di sebuah sekolah di Solo.

"Setelah memberikan sosialisasi, saya foto itu. Kalau tidak salah itu pas Senin (28/10/2019) lalu. Tapi baru saya unggah kemarin. Ya tidak menyangka kalau akan menjadi viral seperti ini," katanya, Kamis (31/10/2019).

Foto tersebut, kata Ajeng, diambil di Terminal Tirtonadi Solo. Ajeng mengaku memiliki keahlian mengemudikan kendaraan besar.

"Saya dulu kan juga pernah jadi sales mobil, truk. Jadi saya juga bisa mengemudikan bus, truk atau kendaraan pikap. Tapi kalau untuk jadi sopir bus itu agak rumit ya, terutama mendapatkan SIM B," katanya sembari tersenyum.

Penggemar berat penyanyi Pop Jawa Didi Kempot itu menambahkan, setelah unggahannya itu banyak yang mengirimkan pesan kepadanya. Tetapi, tidak semua ditanggapi. Ajeng tidak mau ada salah paham nantinya.

"Ya ada yang saya tanggapi dan tidak. Kalau tidak ditanggapi nanti dikira gimana, kalau ditanggapi saya dikira gimana," ucapnya.

Ajeng juga mengatakan, bahwa salah satu yang mengirim pesan adalah orang yang pernah dimarahinya saat berada di CFD Solo.

"Ada seorang yang kirim pesan dan mengaku pernah saya marahi. Saya jadi teringat pas memarahi orang itu di CFD," ucapnya.

Kontributor : Ari Purnomo

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS