Heboh Corona, 4 Bus Rombongan Warga Hadiri Pernikahan Disuruh Pulang

Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek pun buka suara terkait hal itu

Bangun Santoso
Selasa, 24 Maret 2020 | 04:55 WIB
Heboh Corona, 4 Bus Rombongan Warga Hadiri Pernikahan Disuruh Pulang
Bupati Wonogiri oko Sutopo (Solopos.com)

SuaraJawaTengah.id - Sekitar empat bus mengangkut ratusan warga Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah untuk menghadiri hajatan resepsi pernikahan di Banyumas diminta pulang sebagai antisipasi kerumunan warga di tengah merebaknya virus corona.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek pun buka suara terkait hal itu.

Informasi yang didapat Solopos.com (jaringan Suara.com), rombongan empat bus warga Wonogiri itu pun diminta pulang oleh aparat setempat. Bupati Jekek menyebut berangkatnya warga Wonogiri ke Banyumas itu terjadi karena mengedepankan budaya.

Saat kembali ke Wonogiri, tidak ada tindakan khusus yang dilakukan Pemkab kepada empat rombongan bus tersebut. Karena tidak ada warga yang berstatus sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Baca Juga:28 Kambing di Wonogiri Mati Misterius, Leher dan Perutnya Tercabik

“Mereka itu mendapat teguran dari kepolisian bukan karena mereka terjangkit atau menunjukan gejala Covid-19, tetapi karena ada maklumat dari Polri agar tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan banyak masa. Tetapi dari peristiwa tersebut, masyarakat kami tersadarkan bahwa kegiatan semacam itu tidak diperkenankan,” kata Jekek kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Di sisi lain, Jekek telah mengeluarkan surat edaran kepada camat se-Wonogiri berkaitan dengan pelaksanaan hajatan atau perjamuan. Bupati Wonogiri mengimbau hajatan untuk ditunda dulu termasuk resepsi pernikahan.

Surat edaran tersebut dikeluarkan sebagai upaya peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan virus corona atau Covid-19. Apalagi persebaran virus tersebut cenderung terus meningkat.

Jekek mengatakan camat harus menyosialisasikan surat edaran itu kepada seluruh lurah atau kepala desa di wilayahnya. Dalam surat edaran itu sendiri terdapat dua poin penting.

Pertama, ketika warga Wonogiri mengadakan hajatan, khusunya pernikahan, diimbau agar pelaksanaan akad nikah bagi agama Islam dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat, untuk agama lain menyesuaikan. Kedua, pelaksanaan resepsi pernikahan sebaiknya dilakukan penundaan.

Baca Juga:Ibu di Wonogiri Tewas usai Tenggak Racun Serangga, 2 Anak Ikut Dicekoki

Jika ada masyarakat yang akan melakukan hajatan dengan mengundang banyak orang, kepala desa beserta Babinsa dan aparat lainnya harus turun tangan. Mereka diminta untuk memberi pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi yang terjadi saat ini.

“Kalau hanya sekadar larangan berupa surat, masyarakat kurang teredukasi. Tetapi jika diberi pengetahuan oleh beberapa unsur dengan instrumen kultur atau sesuai dengan budaya masyarakat setempat akan lebih efektif. Meskipun hanya imbauan jika dilakukan dengan cara tersebut, masyarakat akan memahami dan teredukasi,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak