Pasar di Boyolali Langsung Ditutup Setelah Pedagang Positif Corona Jualan

Penutupan selama 2 hari mulai Rabu.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 29 April 2020 | 06:45 WIB
Pasar di Boyolali Langsung Ditutup Setelah Pedagang Positif Corona Jualan
Ilustrasi Pasar Ikan. (Shutterstock)

SuaraJawaTengah.id - Sebuah pasar di Boyolali, Jawa Tengah langsung ditutup karena ada pedagang yang positif virus corona berjualan. Kepala Desa (Kades) Dibal, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Budi Setiono mengatakan Pasar Dibal akan ditutup sementara selama dua hari, Rabu (29/4/2020) dan Kamis (30/4/2020).

Hal itu berkaitan dengan upaya pencegahan persebaran virus corona karena anggota keluarga salah satu pasien positif virus corona asal Ngemplak berjualan di Pasar Dibal.

Diinformasikan sebelumnya, pasien ketujuh yang positif virus corona di Boyolali itu juga sempat ke Pasar Dibal sebelum hasil swab keluar. Informasi melalui keterangan tertulis dari aparat pemerintah desa setempat yang diterima Solopos.com, Selasa, pasien ketujuh positif virus corona itu berinisial MH, 56, warga Ngemplak.

Istri MH, W, diketahui berjualan di Pasar Dibal. Berdasarkan kronologi yang ditulis dalam laporan tersebut, Mh merasakan gejala sesak napas dan demam pada 21 April. Dia kemudian meminta diantar untuk periksa ke RS UNS Solo di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo. Pada 22 April, MH mulai menjalani isolasi di RS UNS Solo.

Baca Juga:9 Warga Boyolali Ditangkap Polisi karena Aniaya Penderita Gangguan Jiwa

Lalu pada 27 April, Mh dinyatakan positif virus corona. Hingga saat ini Mh masih dirawat di RS UNS Solo sementara istri dan tiga anaknya isolasi mandiri di rumah. Sehari-hari, istri MH berjualan pisang di Pasar Dibal, Ngemplak, Boyolali.

"Semalam sudah dilakukan penyemprotan disinfektan. Selama libur nanti juga akan disemprot lagi. Kami juga meminta kepada pedang untuk selalu memakai masker untuk pencegahan," kata Budi kepada Solopos.com (jaringan Suara.com), Selasa (28/4/2020).

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina. Ratri mengatakan ada tujuh kasus positif tepat di hari ke-88 pemantauan persebaran virus corona di Boyolali.

Terakhir, kasus tersebut terjadi pada laki-laki usia 56 tahun warga Ngemplak, dengan identitas MH. Menurut informasi awal, pria Ngemplak, Boyolali, yang positif virus corona itu sempat ke Pasar Dibal dan Pasar Legi Solo.

Ratri mengatakan awalnya pasien positif virus corona nomor 07 di Boyolali itu mengeluh diare pada 20 April lalu. Kemudian dia pergi periksa ke Puskesmas Ngemplak dan menjalani rawat jalan. Tetapi kondisi kesehatan yang bersangkutan tak kunjung membaik. Dia lantas memeriksakan diri ke RS UNS Solo.

Baca Juga:Berencana Jalani Operasi Caesar, Ibu Hamil asal Boyolali Positif Corona

"Tapi yang bersangkutan merasa tidak segera membaik kemudian pergi ke Rumah Sakit UNS sore harinya. Di sana [Rumah Sakit UNS] menjalani perawatan dua hari. Kemudian dilakukan pemeriksaan swab. Hasilnya muncul pada 25 April 2020. Kami diberi tahu tadi malam," kata Ratri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak