Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona

Berdasarkan hasil rekam medis, bayi tersebut memang tidak memiliki penyakit penyerta.

Chandra Iswinarno
Selasa, 04 Agustus 2020 | 02:50 WIB
Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona
Ilustrasi bayi. [Antara]

SuaraJawaTengah.id - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus Andini Aridewi mengumumkan pasien positif Corona yang meninggal. Mirisnya, pasien yang meninggal tersebut adalah bayi berusia delapan hari asal Kecamatan Undaan.

Bayi tersebut meninggal dunia akibat terpapar penyakit Virus Corona (Covid-19) tanpa ada penyakit penyerta.

"Informasi sementara meninggalnya memang karena COVID-19. Untuk memastikannya, kami masih menunggu audit kematian dari pihak rumah sakit," kata Andini seperti dilansir Antara di Kudus, Senin (3/8/2020).

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil rekam medis, bayi tersebut memang tidak memiliki penyakit penyerta. Sementara ibunya, kata dia, hasil tes usap tenggorokannya dinyatakan positif corona.

Baca Juga:Diasuh Tetangga, Bayi 9 Bulan di Ponorogo Positif Corona, Ibunya Negatif

Untuk kondisi dari kedua orang tua bayi, kata dia, dalam kondisi baik. Bayi laki-laki yang merupakan asal Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kudus itu, dirawat di RSUD Loekmono Hadi tanggal 24 Juli 2020.

Sementara hingga saat ini, sudah 15 anak yang tertular virus corona, termasuk diantaranya bayi di bawah lima tahun dan anak-anak dengan usia antara 5-11 tahun.

Ia mengingatkan orang tua yang memiliki anak untuk waspada terhadap penularan virus corona karena usia kanak-kanak (usia 5-11 tahun) masih sangat rentan tertular.

Pada usia kanak-kanak, daya tahan tubuhnya belum bagus dalam melawan virus corona sehingga harus dipastikan aman dari penularan virus tersebut.

Data sebelumnya, tercatat 15 kasus anak terpapar virus corona, sebanyak dua kasus di antaranya merupakan bayi di bawah usia lima tahun (balita), sedangkan 13 kasus merupakan usia kanak-kanak (usia 5-11 tahun).

Baca Juga:Terungkap, Kasus Pertama Bayi Terinfeksi Covid-19 saat Dalam Rahim

Penerapan protokol kesehatan, kata dia, juga jangan diabaikan, terutama saat keluar rumah agar tetap memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak fisik dengan orang lain serta menghindari kerumunan.

Hingga kini, ternotifikasi kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 666 kasus dari dalam wilayah dan 188 kasus dari luar wilayah.

Dari 666 kasus dalam wilayah tersebut, sebanyak 66 kasus dirawat, 167 kasus menjalani isolasi mandiri, dan sembuh sebanyak 353 kasus serta meninggal 80 kasus. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak