Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau

Amdatara resmi lantik pengurus Jateng-DIY. Wilayah strategis dengan 131 perusahaan AMDK ini didorong bertransformasi ke industri hijau demi atasi isu lingkungan.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 23 Juli 2026 | 17:04 WIB
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau
Amdatara wilayah Jawa Tengah-DI Yogyakarta. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Amdatara melantik pengurus DPD Jawa Tengah-DI Yogyakarta di Semarang pada Kamis, 23 Juli 2026.
  • Wilayah tersebut menaungi 131 perusahaan AMDK yang berkontribusi penting terhadap perekonomian daerah setempat.
  • Industri AMDK berkomitmen mendukung transformasi hijau guna mengatasi permasalahan lingkungan dan sumber daya air.

SuaraJawaTengah.id - Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) resmi melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) untuk wilayah Jawa Tengah-DI Yogyakarta. Pelantikan digelar di gedung Gradhika Bakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, pada Kamis (23/7/2026).

Karyanto Wibowo, Ketua Umum Amdatara, menjelaskan bahwa Jawa Tengah-DI Yogyakarta merupakan wilayah strategis bagi industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia. Pasalnya, wilayah tersebut menjadi rumah bagi 131 perusahaan atau sekitar 20% dari jumlah pelaku industri AMDK.

"Dengan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, kami melihat DPD ini memang perlu memastikan untuk terus bisa berkolaborasi dengan pemerintah dan juga pemangku kepentingan yang lain. Sehingga industri ini juga bisa terus tumbuh dan berkembang," jelasnya.

Tuntutan terbesar yang mesti dipikul oleh pelaku industri AMDK, kata Karyanto, tak semata urusan kontribusi ekonomi ke daerah hulu atau sumber. Lebih daripada itu, pelaku industri saat ini juga menghadapi tantangan besar untuk ikut menyelesaikan permasalahan lingkungan yang terjadi.

Baca Juga:Aktivis Desak Ahmad Luthfi Akhiri Konflik Tambang yang Menahun di Jateng

"Beberapa permasalahan lingkungan yang terjadi, seperti yang terkait dengan sumber daya air (SDA), kemudian isu sampah, isu perubahan iklim, ini menjadi isu yang mengemuka dan juga menjadi agenda dari pemerintah. Industri AMDK ini diharapkan bisa berkontribusi, salah satunya dengan mendukung transformasi menuju industri hijau," jelas Karyanto.

Anggota DPD Amdatara Jawa Tengah-DI Yogyakarta, seperti Ades, Prima, Club, dan lain sebagainya, telah memiliki inisiasi untuk mendukung upaya transformasi itu.

Salah satu anggota AMDATARA di Kabupaten Semarang telah memanfaatkan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap sebagai sumber energi.

Rama Zakaria, Ketua DPD Amdatara Jawa Tengah-DI Yogyakarta, menambahkan bahwa inovasi dan jejaring telah dilakukan pelaku industri sebagai upaya perbaikan.

"Kami sudah bekerja sama dengan bank sampah, salah satunya di Wonogiri yang sudah memiliki 20.000 nasabah. Kami juga memiliki mitra strategis seperti kawan-kawan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS), juga pegiat konservasi lingkungan," ungkapnya.

Baca Juga:Satu Siswa SD Meninggal, Luthfi Pastikan Korban Kecelakaan KA Semarang dapat Perawatan Penuh

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah July Emmylia mengakui bahwa sektor industri masih kerap menjadi kambing hitam terhadap kerusakan lingkungan.

Untuk itu, kolaborasi diperlukan untuk bersama-sama menunjukkan dampak pembangunan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan dari aktivitas industri yang dilakukan.

"Dengan sama-sama berkomitmen untuk bertransformasi ke industri hijau, maka tidak akan ada lagi anggapan negatif terhadap industri. Karena semuanya bisa berdiri sejalan dan harmonis," ujar Emmy.

Emmy melanjutkan bahwa transformasi industri hijau pada sektor industri AMDK di Jawa Tengah diharapkan mampu melestarikan daya tampung SDA melalui penerapan efisiensi penggunaan air dan energi, pengurangan energi karbon, serta pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

"Penerapan industri hijau bukan hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan hidup," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini