Jumat Besok Gibran Mulai Sekolah Partai, Tamu Spesialnya Adalah Megawati

DPP PDIP menggelar sekolah partai gelombang I pada Jumat (21/8/2020) hingga Kamis (27/8/2020) mendatang.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 20 Agustus 2020 | 22:33 WIB
Jumat Besok Gibran Mulai Sekolah Partai, Tamu Spesialnya Adalah Megawati
Pertemuan antara Gibran dengan Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta pada Rabu (5/8/2020). [Dok. PDIP]

SuaraJawaTengah.id - Anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Rakan mulai sekolah partai PDI Perjuangan karena mencalonkan diri sebagai calon wali kota di Pilkada Solo 2020. Gibran dipanggil Dewan Pimpinan Pusat atau DPP PDIP untuk mengikuti sekolah partai.

DPP PDIP menggelar sekolah partai gelombang I pada Jumat (21/8/2020) hingga Kamis (27/8/2020) mendatang.

Adac 11 calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah di Jawa Tengah (Jateng) yang diundang.

Gibran adalah satu dari sebelas orang yang akan mengikuti sekolah partai secara virtual itu.

Baca Juga:Koalisi Rakyat Bajo Mau Bikin Gibran Gagal Jadi Wali Kota Solo

Informasi yang diperoleh Solopos.com, Kamis (20/8/2020), Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri akan membuka sekolah yang akan diikuti cawali Solo Gibran itu pada Jumat pukul 09.00 WIB.

Sekolah partai DPP PDIP dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, sedangkan sesi kedua pukul 19.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Selain Gibran ada nama Hendrar Prihadi (cawali Semarang) dan Aji Setiawan (cawali Magelang) dalam daftar peserta sekolah partai gelombang I.

Teguh Prakosa yang menjadi pendamping Cawali Solo Gibran tidak ada di daftar peserta sekolah partai PDIP itu. Nama lainnya ada Ngesti Nugraha (cawabup Semarang), Dyah Hayuning Pratiwi (cawabup Purbalingga), Etik Suryani (cawabup Sukoharjo).

Juga Afif Nurhidayat (cawabup Wonosobo) serta Tino Indra Wardono (cawabup Kendal). Sedangkan tiga orang lainnya adalah cawabup yang diusung PDIP yaitu Wahyu Irawan (Boyolali), Setyo Sukarno (Wonogiri), dan Eko Priyono (Pemalang).

Baca Juga:Isu Dinasti Politik Gibran, Pengamat: Tak Ada Aturan Larang Dinasti Politik

Saat ditemui Solopos.com di Baluwarti, Solo, Teguh Prakosa mengakui dirinya tidak masuk daftar peserta sekolah partai gelombang I DPP PDIP.

Dia memperkirakan akan diikutkan pada sekolah partai gelombang berikutnya.

"Saya dikasih tahu kalau Mas Gibran akan sekolah partai. Begitu saya lihat daftarnya ternyata saya ndak ada. Berarti saya nanti gelombang berikutnya," kata dia.

Selain pembukaan oleh Megawati, menurut Teguh, para petinggi DPP PDIP akan mengisi sekolah partai yang akan diikuti Cawali Solo Gibran Rakabuming Raka itu. Mereka di antaranya Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto.

Sejumlah kader PDIP yang menduduki jabatan menteri juga mengisi pendidikan bagi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah tersebut.

Begitu juga kepala daerah dari PDIP yang dinilai berhasil akan mengisi pendidikan selama tujuh hari itu. Beberapa di antaranya menurut Teguh ada FX Hadi Rudyatmo, Tri Rismaharini, dan Abdullah Azwar Anas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak