Memilukan, Anak Hilang di Sungai, Hanya Ibunya yang Ngaku Bisa Lihat

Eksan menghilang saat mandi di sungai di dusun Karang Wetan, Pucang, Magelang, Jawa Tengah.

Dany Garjito | Farah Nabilla
Sabtu, 22 Agustus 2020 | 12:04 WIB
Memilukan, Anak Hilang di Sungai, Hanya Ibunya yang Ngaku Bisa Lihat
Ibu menangis memanggil anaknya yang hilang di sungai. (Instagram/@magelang_raya)

SuaraJawaTengah.id - Sebuah video menampilkan seorang ibu yang menangis tersedu-sedu viral di sosial media. Ibu itu disebut bisa melihat anaknya yang hilang ketika mandi di sungai.

Video yang diunggah oleh akun Instagram @magelang_raya itu memperlihatkan seorang ibu yang tengah ditenangkan oleh warga sekitar karena kehilangan anaknya, Ehsan.

Ibu tersebut menangis tersedu-sedu sambil melambai ke arah pepohonan yang tidak nampak seorang pun di sana sambil memanggil-manggil nama anaknya.

"Eksan.. rene san, wes wayah surup (Eksan, sini san, sudah mau gelap)," kata perempuan itu.

Baca Juga:Disebut Dibawa Makhluk Gaib, Pria Magelang Ditemukan Selamat Tanpa Busana

Eksan dikabarkan hilang sejak Rabu (19/8/2020) sore. Ia menghilang saat mandi di sungai di dusun Karang Wetan, Pucang, Magelang, Jawa Tengah.

Tetangga mengaku melihat Ehsan pergi ke sungai membawa handuk dan peralatan mandi.Namun, begitu sore tiba Ehsan tak kunjung pulang.

Pria 30 tahun itu kemudian ditemukan dengan kondisi selamat oleh Tim SAR Magelang pada Kamis malam (20/8/2020).

Melihat video tangisan ibunda Ehsan yang berhalusinasi melihat tubuh anaknya ketika hilang warganet menyampaikan rasa prihatinnya dan menganggap bahwa perempuan itu mengalami stres.

"Itu sudah stres ibunya, jadinya halusinasi," komentar seorang warganet.

Baca Juga:Sastrawan Ajip Rosidi Dirawat di RSUD Tidar Magelang

Eksan Aji Saputra, sempat dinyatakan hilang setelah hanyut di Sungai Grogolyudan. Namun, warga Prayan RT 004/RW 002, Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, itu ditemukan selamat dalam kondisi lemas dan tanpa sehelai kain menutupi tubuhnya.

Pria Magelang berusia 30 tahun itu semula dikabarkan hilang akibat hanyut di Sungai Grogolyudan, Kamis (20/8/2020) sore. Namun, saat tengah malam korban berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi selamat.

Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, mengatakan awalnya mendapat laporan tentang hilangnya korban diduga hanyut di Sungai Grogolyudan. Pria Magelang itu semula pamit untuk mandi di sungai tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.

"Namun, sekitar pukul 15.00 WIB korban tak kunjung memperlihatkan keberadaan. Warga yang mencari juga hanya melihat pakaian yang ditinggalkan korban di tepi sungai," ujar Nur Yahya seperti dikutip dari Solopos.com - jaringan Suara.com, Jumat (21/8/2020).

Dengan jejak pakaian yang ditinggalkan itu, lanjut Nur Yahya, warga pun menduga pria Magelang itu terpeleset arus sungai dan hanyut tenggelam.

Warga pun langsung melaporkan kejadian itu. Basarnas Kantor SAR Semarang pun langsung mengirimkan satu regu pencarian untuk menyisir sungai mencari pria tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak