SuaraJawaTengah.id - Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais mengaku akan mendirikan partai baru. Partai itu akan mempunyai konsep Islam Rahmatan Lil'Alamin.
Politisi senior itu mengaku beberapa bulan terakhir getol mensosialisasikan partai barunya. Hal itu diungkapkan Amin Rais dalam video di kanal Youtube Amien Rais Official.
"Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, saya ingin menyampaikan berita yang mungkin sudah banyak ditunggu oleh sebagian masyarakat, yakni tentang kelahiran sebuah partai baru," kata Amien dalam video yang diunggah Kamis (10/9/2020).
Adapun untuk semboyan yang akan dipakai partainya adalah 'Lawan Kezaliman dan Tegakkan Keadilan'.
"Asas partai adalah: Islam rahmatan lil'alamin. Islam melarang diskriminasi atas apa pun," sambungnya.
Kendati begitu, sampai sekarang Ia belum mengungkap detail terkait apa nama partai dan seperti apa logonya.
Amien meminta publik bersabar atas kehadiran partai baru tersebut, sebab pendirian dan pembentukannya masih dalam musyawarah.
"Tentang nama, logo, AD/ART dan lain-lain belum dapat diungkapkan sekarang. Mohon bersabar tunggu tanggal hari serta bulan yang kami sendiri sedang bermusyawarah," kata Amien.
Amin juga meminta para pendukung untuk bersabar menunggu peresmiaan berdirinya partai baru itu.
"Jadi bersabar itu indah, fasobrun jamil. Karena itu inilah yang saya sampaikan lebih dahulu," ujarnya.
Lebih jauh pendiri PAN ini menjelaskan, sengaja Ia dan kawan-kawannya membentuk partai baru sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi bangsa saat ini.
Menurut Amien, di tengah krisis yang ada saat ini muncul desakan dan kebutuhan akan partai baru.
"Mungkin ada sebagian anak bangsa yang merasa bahwa kondisi bangsa Indonesia sekarang ini sudah baik-baik saja. Tapi bagi kami, banyak sekali indikasi yang menunjukkan bahwa sesungguhnya kita ini berada di ambang krisis," katanya menegaskan.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi tidak mempermasalahkan jika Amien Rais ingin mendirikan partai baru karena dianggap merupakan hak pribadinya.
Namun Menurut Viva, apabila Amien resmi mendirikan partai baru artinya Amien sudah harus siap untuk meninggalkan dan menanggalkan seluruh identitasnya di PAN.
Diketahui, selain menjadi politikus senior, Amien juga masih bagian dari pendiri PAN.
"Jika Pak Amien mendirikan partai politik baru, maka masyarakat akan menilai PAN tidak akan identik lagi dengan Pak Amien Rais. Publik akan menilai Pak Amien Rais telah meninggalkan dan keluar dari PAN," katanya.
Padahal, lanjut Viva, Amien Rais adalah salah satu pendiri PAN, di samping ada Albert Hasibuan, AM Fatwa, AM Lutfi, Syamsurizal Panggabean, Ismid Hadad, Zoemrotin, Gunawan Muhammad, dan Abdillah Toha.