Indeks Terpopuler News Lifestyle

Pensiunan Anggota TNI Jadi Otak Pencurian Emas di Blora

Budi Arista Romadhoni Rabu, 16 September 2020 | 16:33 WIB

Pensiunan Anggota TNI Jadi Otak Pencurian Emas di Blora
SFK, ATR dan MAE saat gelar perkara di Polda Jateng. (Suara.com/Dafi Yusuf)

Pensiunan TNI itu menodongkan senjata api kepada karyawan Toko Emas di Blora

SuaraJawaTengah.id - Pensiunan TNI, SFK (47) ikut terlibat dalam pencurian di Toko Emas Tony Mustika yang terletak di Jl. Mr. Iskandar 2A, Kabupaten Blora. Dalam aksinya, SFK menodongkan senjata api kepada karyawan agar tak berteriak. 

Dirkrimum Polda Jateng, Kombes Wihastoni Yoga P mengatakan, selain SFK, terdapat dua pelaku yang turut membantu  pencurian Toko Emas Tony Mustika diantaranya, ATR (23) dan MAE (28). 

"Untuk ATR berperan sebagai esekutor atau pengambil perhiasan dan MAE membantu untuk melakukan pengawasan," jelasnya, Rabu (16/9/2020).

Ia menyebutkan, ketiga pelaku berhasil mengambil sebanyak 117 perhiasan emas berbagai model dengan berat 779,43 gram, dengan cara memecah kaca etalase toko menggunakan senjata berjenis sabit. 

"Ada banyak model perhiasan yang diambil. Totalnya ada 779,43 gram," ujarnya. 

Sebenarnya saat tiga pelaku pencurian emas tersebut melakukan aksinya, terdapat seorang saksi yang mengetahui ada perampokan. Mengetahui hal tersebut, seorang saksi tadi langsung menekan tombol alarm tanda bahaya.

"Namun, saat alarm itu ditekan tiga pelaku tadi berhasil kabur," katanya. 

Sebagai dalang, SFK mengakui sebelum melakukan perampokan di toko emas tersebut. Kelompoknya melakukan pengamatan untuk melihat situasi selama beberapa hari. Setalah cukup mendapatkan celah, tiga pelaku tersebut baru melakukan aksinya. 

"Beberapa hari sebelum TKP mereka melihat keadaan sekitar termasuk jalur untuk melarikan diri jika ketahuan," imbuhnya. 

Semua hasil kejahatan tadi dibawa oleh SFK dan sebagian besar sudah dijual secara eceran di pedagang emas pinggir jalan di daerah Lembang, Subang, Indramayu, dan Cirebon. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait