Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kisah Pilu Ojol di Semarang, Saldo Terkuras Habis Usai Tertipu Order Fiktif

Chandra Iswinarno Senin, 28 September 2020 | 14:33 WIB

Kisah Pilu Ojol di Semarang, Saldo Terkuras Habis Usai Tertipu Order Fiktif
Audy Pengemudi Grab yang tertipu order fiktif dan saldonya habis. [Suara.com/Dafi Yusuf]

Rencananya, makanan tersebut akan diantar ke alamat pemesan yang berada di Jalan Taman Blimbing, Banyumanik, Semarang Selatan.

SuaraJawaTengah.id - Raut kesedihan masih nampak jelas dari wajah Audy Hamdani, Warga Tlogosari Kulon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Pria berusia 59 tahun yang kesehariannya bekerja sebagai ojek online (ojol) harus menanggung derita, lantaran uang tabungannya habis terkuras lantaran orderan fiktif.

Kisah yang dialami Audy tersebut pun sempat viral di media sosial Instagram pada Kamis (24/9/2020) lalu. Dalam unggahan tersebut, Audy mengaku menjadi korban kasus pesanan palsu (fake order) makanan cepat saji senilai Rp 315.000.

Kejadian nahas yang dialami Audy bermula saat dirinya menerima pesanan melalui aplikasi Grab Food Ayam Geprek Arteri Calcio dan Foodcourt yang terletak di Jalan Arteri Soekarno Hatta No 100 Pedurungan, Kota Semarang pada 22 September 2020 lalu.

Rencananya, makanan tersebut akan diantar ke alamat pemesan yang berada di Jalan Taman Blimbing, Banyumanik, Semarang Selatan.

Namun, setelah sampai di alamat tersebut, ternyata alamat yang dituju berupa rumah kosong tak berpenghuni.

"Malah menuju rumah kosong, tak ada orang di dalamnya," jelas Audy, Sabtu (26/9/2020).

Saat itu, ia bingung. Lantaran cuaca sudah mulai gerimis dan makanan yang dibawanya berjumlah 14 kotak berisi ayam geprek dan nasi.

"Saya takutnya makanan yang saya bawa ini basah," ucapnya.

Namun tak lama, dia mendapat telepon dari sang pemesan yang malah membatalkan pesanan makanan tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait