Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pilkada Solo: Dana Kampanye Paslon Bajo Nol Rupiah, Ini Penjelasannya

Budi Arista Romadhoni Selasa, 29 September 2020 | 08:10 WIB

Pilkada Solo: Dana Kampanye Paslon Bajo Nol Rupiah, Ini Penjelasannya
Bagyo Wahyono - FX Supardjo. (Solopos)

Dana kampanye nol rupiah perlu dipertanyakan

SuaraJawaTengah.id - Pasangan calon independen Pilkada Solo, Bagyo Wahyono-FX Supardjo melaporkan dana kampanye ke KPU dengan jumlah nol rupiah. 

Sekretaris tim pemenangan pasangan calon independen Pilkada Solo, Bajo, Danik Prawitasari, memberikan penjelasannya terkait laporan dana awal kampanye yang hanya nol rupiah.

Danik mengonfirmasi hal tersebut. Namun, ia mengatakan ke depan akan gotong royong (iuran) untuk dana kampanye demi memenangkan pasangan Bajo pada Pilkada Solo 2020.

“Sistemnya gotong royong, ada yang sumbang kertas untuk buat flyers, ada yang menyumbang uang tunai, semua akan terlaporkan dalam RKDK,” kata Danik dilansir dari Solopos.com, Senin (28/9/2020).

Danik mengakui hingga tiga hari pertama masa kampanye Pilkada Solo 2020, belum ada sumbangan dana untuk pasangan Bajo. Semua dalam bentuk sumbangan barang.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo Nurul Sutarti mengatakan kedua pasangan calon sudah melaporkan Rekening Khusus Dana Kampanye [RKDK).

“Paslon 1 Gibran-Teguh Rp25 juta, paslon 2 Bajo Rp0,” katanya Minggu (27/9/2020).

Menurutnya, saldo rekening dana kampanye Bajo pada masih Rp0 karena pelaporannya terlambat. Bajo sebelumnya telah memiliki RKDK namun ada penggantian sebelum masa kampanye mulai.

Nurul menambahkan sebenarnya rekening khusus dana kampanye atau RKDK paslon independen Pilkada Solo, Bajo, ada senilai Rp1,5 juta. Namun karena sempat ada penggantian rekening, sehingga saldonya nol.

Pada sisi lain, Bajo dan tim pemenangannya langsung tancap gas mendatangi warga secara door to door untuk menggalang dukungan dari masyarakat pada tiga hari masa kampanye Pilkada Solo 2020.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait