Di Tengah Pandemi, Tugu Gada Rujak Polo Purwokerto Berdiri

Pandemi Covid-19, tugu gada rujak polo ini berdiri dan menjadi perbincangan masyarakat

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:05 WIB
Di Tengah Pandemi, Tugu Gada Rujak Polo Purwokerto Berdiri
Tugu Gada Rujak Polo yang bakal menjadi ikon baru Purwokerto, Kamis (1/10/2020). (Suara.com/Anang Firmansyah)

SuaraJawaTengah.id - Wilayah perkotaan Purwokerto di Kabupaten Banyumas kini memiliki ikon baru. Selain Tugu Pancasila, Monumen Gatot Subroto, lalu Tugu Estafet, kini muncul lagi Tugu Gada Rujak Polo.

Letaknya berada di sekitar jalan menuju Underpass Jenderal Soedirman Purwokerto. Tugu tersebut sudah direncanakan sejak tahun 2019. Namun baru terealisasi pembangunan pada awal Bulan Mei lalu.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri mengatakan pembangunan Tugu Gada Rujak Polo menghabiskan anggaran hampir Rp 2 Miliar.

"Biaya Rp1,8 miliar (sdh termasuk PPN dan overhead), untuk biaya kontruksi Rp1,6 miliar (setelah dikurangi PPN dan overhead)," kata Sugiri saat dihubungi, Kamis (1/10/2020).

Baca Juga:Waduh! Calon Pengantin Ini Meninggal Satu Jam Sebelum Akad Nikah

Masa pengerjaan tugu tersebut memakan waktu 180 hari kalender. Selesai pengerjaan pada awal Bulan Oktober ini. Pemasangan Kudi dan Gada terpasang telat, pada perencanaan seharusnya terpasang pada akhir Bulan Agustus.

Namun realisasinya baru terpasang pada Minggu (27/9/2020) kemarin. Bahan yang digunakan untuk membuat Gada menurut Sugiri menggunakan kuningan.

"Untuk Gada Rujak Polo dan Kudi perajin yang membuat dari Cepogo, Boyolali," jelasnya.

Tugu Gada Rujak Polo sendiri tingginya 13 meter. Sedangkan volume lingkarannya 24 meter. Selain tugu juga akan dihiasi dengan air mancur.

Menurut Bupati Banyumas, Achmad Husein Tugu Gada Rujak Polo diambil dari lambang daerah Kabupaten Banyumas.

Baca Juga:10 Tahun Buron, Jaksa Ringkus Perempuan DPO Kasus Penipuan di Banyumas

"Polo itu maksudnya otak, rujak itu diuleg. Jadi otaknya digunakan untuk nalar. Gada Rujak Polo jadi senjatanya Werkudara," terangnya.

Sementara itu, warga sekitar bundaran, Dedi (37) mengatakan pembangunan tugu tersebut cukup bagus. Namun perlu diperhatikan jika nantinya telah benar-benar berfungsi.

"Pasti nanti bakal banyak yang berhenti buat selfi. Jadi perlu diperhatikan lalu lintasnya. Jangan sampai bikin macet. Karena saya warga sekitar kalau misal macet nanti juga bakal mengganggu aktifitas saya," jelasnya.

Kontributor : Anang Firmansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak