Wow! Santri Ini Sukses Budidaya Jamur Crispy, Raup Rp6 Juta Per Bulan

Tidak sekedar menjadi santri, pria ini sukses berbisnis jamur Crispy, pengirimannya hingga ke luar negeri

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:05 WIB
Wow! Santri Ini Sukses Budidaya Jamur Crispy, Raup Rp6 Juta Per Bulan
Mahali menunjukkan produk jamur krispi ‎yang dibuatnya. (Suara.com/F Firdaus)

SuaraJawaTengah.id - Selama ini santri identik dengan kaum sarungan yang mempelajari ilmu agama di pondok pesantren dan kelak ketika terjun ke masyarakat akan menjadi kiai atau ustad. 

Namun Mahali, 42, warga‎ Desa Dukuhtengah, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes‎ membuktikan santri juga bisa sukses berwirausaha.

Di sela mengamalkan ilmu yang didapat dari pondok pesantren di desanya, Mahali menekuni budidaya jamur dan hasil panennya diproduksi menjadi jamur Crispy dan satu jamur. 

Selain di Brebes dan sekitarnya, jamur krispi yang diberi merk Si Mantap itu juga dipasarkan hingga ke Jakarta, Bekasi dan Hongkong.

Baca Juga:Hari Santri, Kasus Covid-19 di Pondok Pesantren Provinsi Banten Meningkat

"Selain dipasarkan secara offline, saya juga memasarkan‎ secara onlinemelalui media sosial. Dari situ ada reseller dari Hongkong yang pesan," kata Mahali kepada Suara.com, Kamis (22/10/2020).

‎Mahali sudah nyantri sejak lulus SMP. Pria yang akrab disapa Kang Ali itu pernah menjadi santri Pondok Pesantren Anidhom Nurul Huda Gamprit, Brebes, Pondok Pesantren Rianatutholibin Majenang Kabupaten Cilacap, Pondok Pesantren Al Fadlu Kaliwungu Kabupaten Kendal dan Pondok Pesantren Al Hidayah Cisantri Kabupaten Pandeglang, Banten.

Saat sedang mondok di Pondok Pesantren Rianatutholibin Majenang pada 2000 lalu, Mahali pertama kali mempelajari budidaya jamur.‎ Dia menjadi utusan pondok pesantren untuk mengikuti pelatihan budidaya jamur di Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Selepas menimba ilmu agama di sejumlah pondok pesantren, keterampilan budidaya jamur mulai dipraktikan Mahali di sela menjadi pengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyatul Sibyan Desa Dukuh Tengah.

Dia tertarik untuk berwirausaha jamur karena ‎melihat peluang tingginya kebutuhan jamur sebagai sayur dan makanan ringan, utamanya di wilayah Kecamatan Ketanggungan.

Baca Juga:Hari Santri, Jalan Daarul Quran Diganti Jalan KH Tubagus Muhammad Falak

"Kebutuhan jamur di Pasar Ketanggungan ternyata dipasok dari Purwokerto dan Kuningan, Jawa Barat. Jadi, sampai di pasar sudah layu. Dari situ saya melihat peluang budidaya jamur untuk memasok kebutuhan jamur di Ketanggungan," kata dia.

‎Pada awal-awal merintis budidaya jamur pada 2017, Mahali berulangkali mengalami kegagalan dengan kerugian yang besar. Namun kegagalan tersebut justru membuatnya terlecut untuk lebih fokus menekuni usaha itu.

Tak patah arang, Mahali intens mempelajari budidaya jamur melalui media sosial, seperti youtube dan facebook. Dia juga belajar secara langsung ke salah seorang temannya yang sudah lebih dulu sukses membudidayakan jamur.

Dari awalnya mesti membeli, lambat laun Mahali mulai bisa membuat sendiri log atau media tanam jamur dengan dibantu lima orang pekerja.‎ 

Dalam sehari, ayah dua anak itu bisa memproduksi log 200 buah secara manual. Sementara jika memakai mesin, produksinya bisa menghasilkan log 700 buah per hari. 

“Di rumah produksi yang saya buat bisa menampung 8.000 buah log. Setiap satu log bisa menghasilkan jamur tiga ons. Itu saya produksi menjadi jamur krispi dan sate jamur,” ungkap Mahali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak