Awas! BAB Terlalu Lama Bisa Bikin Wasir atau Hemoroid

Ternyata duduk di WC terlalu lama akan menimbulkan penyakit baru pada tubuh kita

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:09 WIB
Awas! BAB Terlalu Lama Bisa Bikin Wasir atau Hemoroid
Ilustrasi toilet. (Shutterstock)

SuaraJawaTengah.id - Buang air besar (BAB) kadang menjadi ritual wajib saat orang akan mengawali aktivitas. Berlama-lama di WC ternyata tidak baik. 

Dokter menyarankan, tak perlu berlama-lama saat menggunakan WC duduk untuk keperluan buang air besar (BAB) atau kecil, karena berisiko terkena wasir atau hemoroid.

"Duduk yang lama di toilet duduk menekan sekitar anus, karena menekan sekitar anus maka pembuluh darah balik terhambat, " ujar dokter spesialis bedah di Eka Hospital Bekasi, dr Benjamin Ngatio, Sp.B, dilansir dari ANTARA Kamis (22/10).

Wasir sendiri terjadi saat ada pelebaran pembuluh darah di daerah anus yang menyebabkan rasa tidak nyaman, muncul pendarahan dan benjolan yang keluar dari anus. Penderita juga bisa merasakan gatal di daerah anus hingga nyeri.

Baca Juga:Tidak Bikin Bodoh, Ternyata Micin Aman Dikonsumsi dan Justru Menyehatkan

"Bagian dalam (anus) biasanya tidak nyeri. Biasanya keluhannya grade satu itu berdarah, benjolan keluar saat BAB. Kalau yang di luar (anus), benjolan cenderung menetap dan gejala yang sering dirasakan nyeri. Tetapi sering kali benjolan di dalam membesar sampai keluar sehingga benjolan sampai keluar masuk dan terasa nyeri," kata Benjamin.

Dokter bedah kolorektal, Karen Zaghiyan seperti dilansir Healthline menyarankan Anda menggunakan toilet duduk selama benar-benar ingin BAB. Jika Anda tak kunjung BAB setelah beberapa menit, jangan memaksakan diri.

Anda sebaiknya hanya menggunakan waktu maksimal 15 menit untuk BAB, karena jika melebihi itu bisa menjadi tanda ada mengalami masalah sembelit.

Jika perlu, cobalah setel pengatur waktu sehingga Anda akan tahu kapan harus menyelesaikan urusan ada di dalam toilet.

Menurut Benjamin, feses atau tinja yang keras sehingga membuat Anda mengejan bisa meningkatkan tekanan di sekitar anus sehingga pembuluh darah balik agak terhambat sehingga membuatnya membesar dan munculah benjolan. Jadi, selain menghindari duduk terlalu lama, usahakan feses Anda tak keras.

Baca Juga:Selain Vitamin A dan Wortel, Berikut Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata

Terkait benjolan yang muncul dari anus, sebenarnya belum tentu itu karena wasir. Khususnya pada pasien berusia lanjut, dokter perlu memastikan dulu tidak ada tumor pada usus.

Jika wasir terlanjur muncul, sebagai pengobatan pertama, Anda bisa memperbaiki pola makan yakni lebih banyak mengonsumsi makanan mengandung serat seperti sayuran dan buah karena bisa membantu mengurangi 50 persen gejala.

"Minum air banyak (mencukupi kebutuhan tubuh), maka tinja bisa lembek sehingga tak perlu mengejan," demikian kata Benjamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak