alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Libur Panjang, 8.000 Kendaraan Diprediksi Masuk ke Jawa Tengah

Budi Arista Romadhoni Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:07 WIB

Libur Panjang, 8.000 Kendaraan Diprediksi Masuk ke Jawa Tengah
Kendaraan dari arah Jakarta memasuki Tol Kalikangkung, Kota Semarang. (Suara.com/Dafi Yusuf)

Libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW diprediksi akan dimanfaatkan masyarakat melakukan mudik ke kampung halaman atau hanya sekedar berwisata

SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 8.000 kendaraan diprediksi akan masuk ke Jawa Tengah pada libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW. Puncak kepadatan kendaraan diperkirakan terjadi malam ini.

Hal itu diungkapkan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat meninjau Exit Tol Brebes Timur, Selasa (27/10/2020).

‎"Prediksi kendaraan yang akan masuk ke Jateng sebanyak 8.000. 4.000 ke arah selatan, 4.000 ke utara,"‎ katanya.

Luthfi mengatakan, berdasarkan pantauannya, arus lalu lintas di dalam tol masih lengang. Kepadatan kendaraan dari arah Jakarta diperkirakan mulai terjadi Selasa sore hingga malam.

"Ini prediksinya nanti malam itu puncaknya. Karena sekarang ini arus lalu lintas masih landai, tol masih lengang‎," ujarnya.

Menurut Luthfi, untuk mengamankan arus mudik dan arus balik libur panjang cuti bersama pada 28 Oktober hingga 1 November, sebanyak 1.700 personel diterjunkan mulai dari wilayah Brebes hingga Rembang.

Pengamanan juga dilakukan 73 Patroli Jalan Raya (PJR) dan seluruh jajaran Polres di wilayah Jawa Tengah‎ untuk memastikan kelancaran arus mudik.

‎"Kita mempunyai empat pos yang kita gelar yakni, di Brexit, Kalikangkung, Banyumas, Rembang, dan juga di Brebes Utara untuk memantau arus mudik dan balik," ungkapnya.

Luthfi menyebut arus mudik kali ini berbeda dengan arus mudik sebelum-sebelumnya. Sebab saat ini kepolisian bersama instansi-instansi lain masih menggelar operasi yustisi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Selain itu kepolisian juga tengah menggelar Operasi Zebra Candi yang akan berlangsung hingga 6 November mendatang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait