Masyarakat Siagakan Barak, Aktivitas Gunung Merapi: Waspada Level II

Aktivitas Gunung Merapi saati ini berada pada Waspada Level II

Budi Arista Romadhoni
Senin, 02 November 2020 | 16:42 WIB
Masyarakat Siagakan Barak, Aktivitas Gunung Merapi: Waspada Level II
Puncak Gunung Merapi terlihat dari Sungai Gendol, Bronggang, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (3/5). [ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah]

SuaraJawaTengah.id - Sepekan terakhir, terdapat peningkatan aktivitsa Gunung Merapi. Sejumlah persiapan dilakukan, termasuk menyiapkan barak untuk para pengungsi. Saat ini, sejumlah barak di area Kapanewon Cangkringan mulai disiagakan. 

Panewu Cangkringan Suparmono menjelaskan, Gunung Merapi saat ini dalam status waspada level II. Ia menekankan, semua kalurahan di Cangkringan sudah memiliki anggaran penanggulangan bencana dalam RAPDes mereka. Dana itu bisa digunakan dalam kondisi tanggap darurat.

Suparmono meminta warga tetap tenang dan beraktivitas secara normal sesuai imbauan BPPTKG. 

"Meskipun aktivitas meningkat, Merapi tetap dalam status Waspada Level II," katanya dilansir dari SuaraJogja.id, Senin (2/11/2020).

Baca Juga:Luna Maya Pamer Liburan di Jateng, Tujuannya Kota Lama Hingga Brown Canyon

Namun demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Komunitas Siaga Merapi (KSM) dan gotong-royong membersihkan barak pengungsian, bila sewaktu-waktu dibutuhkan

"Dalam waktu dekat di Argomulyo akan mengkondisikan Barak Gayam. Berkoordinasi dengan relawan dan masyarakat sekitar barak, bila sewaktu-waktu barak harus difungsikan," ungkapnya, Senin (2/11/2020).

Secara umum, kondisi barak pengungsian masih relatif bagus, hanya perlu dibersihkan dan disiapkan lebih baik.

"Kami belum membicarakan masalah logistik," terangnya, kala ditanyai perihal persiapan logistik dan persiapan lain serupa.

Sementara itu, seorang warga Huntap Pagerjurang, Kalurahan Kepuharjo, Tugiman menjelaskan, saat ini belum ada persiapan logistik dan persiapan kedaruratan lain di wilayahnya.

Baca Juga:Tak Panik, Warga Lereng Berkegiatan Normal meski Aktivitas Merapi Meningkat

"Kan belum ada perubahan status [kegunungapian]," ucap Tugiman.

Namun demikian, satu hal yang sudah menjadi teknik mitigasi warga setempat dalam hidup bersama dengan Merapi, yaitu memiliki tas mitigasi. 

"Tas itu juga tidak diletakkan di tempat yang sulit dijangkau, tapi yang mudah ditemukan dan dibawa," kata dia.

Pelajaran dari Bencana 10 Tahun Lalu

Tugiman menambahkan, manajemen barang-barang yang perlu dibawa selama mengungsi atau menghadapi bencana juga diperlukan. Untuk meminimalisasi persoalan di masa mendatang, pasca bencana.

Salah satunya yaitu, turut serta menjadikan surat-surat berharga sebagai salah satu benda yang dibawa kala mengungsi. Surat-surat itu dibawa bersamaan dengan perlengkapan penting lain yang dibutuhkan selama menjauhi lokasi bencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak