Ganjar sendiri tak memungkiri dalam ajang Pilkada baik kandidat maupun pemilih pasti ingin bertemu satu sama lain. Namun, cara-caranya bisa diubah dengan mengutamakan protkes.
“Nah cara datangnya ini kalau harus fisik maka jumlah dan jarak harus terbatas, kalau kemudian mereka lupa membatasi maka potensi itu akan bisa terjaga, siapapun.
Terkait dengan ini, Ganjar juga menjelaskan sikapnya yang selalu cerewet dan tak bosan memperingatkan siapapun yang cenderung menyepelekan akan protokol kesehatan.
Ganjar kemudian menyinggung kejadian pesta hajatan yang mengundang ribuan massa di Kota Tegal, kemudian kepala daerah di Blora yang dangdutan tanpa masker, termasuk saat petahana Hendrar Prihadi bernyanyi dalam satu event dengan tim kampanyenya, dan masih banyak lagi.
Baca Juga:Takut Ada Gelombang PHK, Ganjar: Apindo Enggak Usah Takut
“Nggak ada yang tidak saya peringatkan, meskipun itu juga orang yang sangat saya kenal semuanya. Nah itu untuk menjaga sebenarnya, kadang-kadang kita lupa pada kejadian seperti itu,” tandasnya.