Cerita Pabrik Cerutu Magelang, Melinting Senjata untuk Republik

Nama besar Liem Koen Hian, pendiri koran Sin Tit Potahun 1929 yang dikenal keras menentang sikap rasial penjajah Belanda

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 10 November 2020 | 07:45 WIB
Cerita Pabrik Cerutu Magelang, Melinting Senjata untuk Republik
Arsip foto Ko Khoen Gwan alias Kusumo Gondho Subroto saat masih muda. Ko Khoen Gwan berjasa membantu produksi senjata untuk tentara masa perjuangan kemerdekaan. (Suara.com/Angga Haksoro Ardhi).

Ko Khoen Gwan dipercaya menangani mesin-mesin yang dibeli dari Eropa saat modernisasi pabrik cerutu tahun 1920. Kedekatan Ko Khoen Gwan dengan para penjuang kemerdekaan mengubah jalan sejarah pabrik cerutu “Ko Kwat Ie & Zonen”.

Robby Ko putra kedua Ko Khoen Gwan bercerita, selama pecah perang rumah tinggal mereka di Jalan Juritan sering dilintasi peluru bazooka. “Setiap ada sirine yang maraung juga malam hari. Disusul kami dulu-duluan masuk ruang perlindungan. Kami anggap sesuatu yang rutin, tak bikin panik,” kata Robby.

Ko Khoen Gwan punya 2 anak, almarhum Roedijanto dan Robby Ko. Roedijanto semasa hidup pernah menjadi dosen Akademi Militer. Sedangkan Robby Ko saat ini tinggal di Bogor, Jawa Barat, membuka praktik dokter spesialis kulit dan kelamin.

Andreas Chandra Wibowo, putra Roedijanto mengakui, Opa Ko Khoen Gwan berteman dengan beberapa pimpinan tentara pejuang. Candra meski tak sempat bertemu Ko Khoen Gwan, meyakini opanya memiliki cita-cita yang sama merebut kemerdekaan.  

Baca Juga:Dana Desa Dirampas KKB Buat Beli Bedil, Kapolda Papua: Ini Jadi PR Kita

Antara tahun 1945-1949, saat agresi militer Belanda ke 2, Ko Khoen Gwan berteman baik dengan Komandan STM-Kedu (Brig 9/II), Letkol Sarbini dan Kepala Persenjataan STM-Kedu (Brig 9/II), Muh Tojib.

“Saat pecah perang kemerdekaan, beberapa pejuang meminta tempat dan difasilitasi secara bersama-sama membuat senjata. Suplai senjata untuk pejuang kita (saat itu) kurang,” kata Andreas Chandra Wibowo.

Ko Khoen Gwan juga bersahabat dengan Letnan Satu, Soetoro, tentara Jepang yang menolak pulang ke negaranya setelah kalah dari Sekutu. Soetoro memilih bergabung dengan tentara pejuang RI.

Lettu Soetoro memiliki keahlian khusus mekanik, termasuk membuat senjata api.

“Opa Ko Khoen Gwan ahli di mesin pertembakauan. Otomatis dia juga punya alat-alat untuk mesin itu. Sehingga alat bubut dan yang lainnya beliau menguasai,” ujar Chandra.

Baca Juga:Melihat Pentas Drama Teatrikal Perjuangan di Sea World

Jadilah sekitar tahun 1947, bengkel mesin pabrik cerutu secara rahasia dijadikan tempat membuat senjata api. Teknik membuat senjata api rakitan dipelajari dari Soetoro.

Menurut Chandra, pembuatan senjata di bengkel pabrik cerutu mampu mempersenjatai 4 atau 5 kompi pasukan pejuang yang saat itu bergerilya di sekitar eks Karesidenan Kedu.

Senjata yang dibuat adalah jenis senapan semi otomatis pistol mitraliur. Selain membuat senjata, bengkel juga membuat selongsong dan proyektil peluru.

“Bubuk mesiu dan sebagainya disuplai Pak Muh Tojib dan Pak Soetoro. Jadi ibaratnya ini industri cor logamnya. Bubuk mesiu dan yang lainnya disuplai tentara. Karena kalau cuma buat senapan tanpa suplai pelurunya, percuma.”

Kegiatan bawah tanah Ko Khoen Gwan, lama-lama tercium antek Belanda. Pabrik cerutu digeledah. Tiap ruangan diperiksa termasuk bengkel dan gudang tembakau yang letaknya bersebelahan.

Tak sempat melarikan diri, Ko Khoen Gwan menyembunyikan teman-temannya dalam keranjang berisi tembakau. Tak menemukan jejak pejuang dan bekas-bekas pembuatan senjata di bengkel, Belanda mencari mereka di tumpukan tembakau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini