SuaraJawaTengah.id - Kerumunan massa pada acara maulid Nabi Muhamad SAW dan Pernikahan Najwa Shihab putri dari Rizieq Shihab menuai perdebatan panjang. Selain itu imbas dari acara tersebut Kapolda Polda Metro Jaya dan Jawa Barat dicopot oleh kapolri.
Kekinian, Gubernur DKI Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diperiksa oleh pihak kepolisian.
Dilansir hops.id media jaringan Suara.com, juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif rupanya mengakui jika pihaknya dibantu oleh jajaran Pemprov DKI saat menggelar acara di Petamburan.
Acara yang dimaksud adalah gelaran Maulid Nabi Muhammad SAW, termasuk pernikahan putri Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.
Baca Juga:Ridwan Kamil Ungkap Acara Habib Rizieq di Bogor Tak Kantongi Izin Bupati
Hal itu disampaikan Slamet saat menjadi narasumber di Mata Najwa, pada Rabu (18/11/2020) malam.
“Sebelum pelaksanaan untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan, panitia menyiapkan hal-hal yang berkenaan dengan protokol covid-19. Termasuk kerjasama dengan kelurahan, pihak kecamatan, wali kota,” kata Slamet.
Atas hal itu, presenter Najwa Shihab pun lantas mempertegas, ke mana saja koordinasi dilakukan. Dan lagi-lagi Slamet mengatakan sudah koordinasi dengan Kecamatan, Kelurahan, dan Wali Kota.
“Kemudian kami mendapat surat balasan, kita kerja sama,” kata Slamet lagi.
“Jadi bisa saya katakan Pemprov DKI memfasilitasi acara ini?” kata Najwa.
Baca Juga:Slamet Maarif Bantah Rizieq Serukan Berkumpul, Najwa Tunjukkan Buktinya
“(Iya) Membantu. Dalam rangka melaksanakan kewajiban protokol covid. Karena kan kita punya kewajiban, karena kan koordinasi,” jawab Slamet lagi.