Menteri Edhy Kena OTT KPK, Ini Kata Nelayan Tegal

Nelayan Tegal dan pelaku usaha perikanan tangkap di Kota Tegal prihatin dengan penangkapan menteri Edhy Prabowo

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 26 November 2020 | 12:15 WIB
Menteri Edhy Kena OTT KPK, Ini Kata Nelayan Tegal
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengenakan baju tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Terobosan kebijakan pak Edhy sudah baik dan situasi nelayan sudah membaik. Terlepas siapa nanti penggantinya, arah kebijakan yang sudah baik harapannya bisa dilanjutkan," tandasnya.

Sebelum ditangkap KPK, Edhy Prabowo sempat melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal 7 Juli 2020 lalu. Kunjungan kerja itu disi dengan dialog dengan nelayan cantrang dan pelaku usaha perikanan, peresmian‎ Fisher's Center, serta pemberian bantuan dan sertifikat kepada nelayan.

Saat berdialog dengan nelayan, Edhy sempat menantang pihak-pihak yang mengkritik kebijakannya karena berlawanan dengan kebijakan menteri KKP sebelumnya, Susi Pudjiastuti, di antaranya pembukaan kembali ekspor lobster dan pelegalan cantrang.

"Tidak usah protes-protes. Tidak usah main politik. Tidak usah jadi terkenal. Kalau suka menteri KKP secara pribadi, hadapi secara pribadi. Tidak usah ngomong-ngomong (bicara) di media. Silakan maki saya, hina saya, gambari saya dengan gambar yang paling buruk. Saya tidak peduli, selama saya yakin kebijakan yang saya buat akan membuat kehidupan nelayan semakin baik," ujarnya kala itu.

Baca Juga:Bersama Edhy Prabowo, Barang-barang Mewah Ini Turut Disita KPK

Kontributor : F Firdaus

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini