alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PT MAB Siap Produksi Mobil Listrik Buatan Anak Bangsa

Budi Arista Romadhoni Kamis, 26 November 2020 | 12:53 WIB

PT MAB Siap Produksi Mobil Listrik Buatan Anak Bangsa
Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional R.I, Bambang Brodjonegoro meninjau PT MAB di Kudus (Suara.com/Dafi Yusuf) 

Dengan menggandeng dua perguruan tinggi, PT MAB siap produksi mobil listrik buatan anak bangsa

SuaraJawaTengah.id - PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menjalin Kerjasama yang erat bersama universitas dan Lembaga Penelitian Indonesia. Kerjasama tersebut dilakukan untuk memajukan industri mobil listrik yang dibuat oleh anak bangsa. 

Business Development dan Marketing PT MAB B Prabowo Kartoleksono mengatakan, MAB telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Lembaga Penelitian Riset dan Inovasi dan Perguruan Tinggi. 

"MAB merupakan produsen sekaligus prinsipal dalam negeri untuk Kendaraan Bermotor di Indonesia mengkhususkan diri pada pasar Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB)," jelasnya di Kudus, Kamis (26/11/2020). 

Baca Juga: Ini 6 Lembaga yang Kembangkan Vaksin Merah Putih

Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko dan Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional R.I, Bambang Brodjonegoro menyerahkan nota kesepahaman dengan PT MAB di Kudus, Kamis (26/11/2020). (Suara.com/Dafi Yusuf) 
Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko dan Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional RI Bambang Brodjonegoro menyerahkan nota kesepahaman dengan PT MAB di Kudus, Kamis (26/11/2020). (Suara.com/Dafi Yusuf) 

Menurutnya, mengintegrasikan berbagai penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di universitas dan lembaga penelitian dalam negeri akan mendorong terjadinya akselerasi dalam peningkatan kemandirian kemampuan industri otomotif anak bangsa.

"Integrasi ini khususnya dalam menghasilkan kendaraan listrik berbasis baterai yang mampu bersaing dengan para pelaku industri otomotif dunia," ucapnya. 

Untuk saat ini, MAB dan Universitas Indonesia (UI) telah melakukan kemitraan untuk melakukan pengembangan lebih lanjut pada chassis rancangan MAB agar dapat menjadi lebih kuat dan lebih ringan lagi.

"Kerjasama itu penting untuk meningkatkan daya muat kendaraan tanpa harus melanggar aturan pemerintah mengenai berat maksimal yang diizinkan bagi kendaraan," ujarnya. 

Selain itu, kemitraan juga diaplikasikan dalam hal pengembangan motor listrik induksi dan inverter yang diharapkan 
akan menghasilkan kendaraan listrik dengan kandungan lokal tinggi yang memenuhi semua syarat uji tipe kendaraan listrik. 

Baca Juga: Vaksin Bukan Satu-satunya Solusi Penanganan Covid-19

"MAB Bersama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, akan melakukan penelitian untuk pemanfaatan baterai hasil akhir teknologi produksi baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang sudah dilakukan UNS di beberapa tahun terakhir pada produk KLBB MAB," ucapnya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait