Moeldoko: Pandemi Tak Boleh Melemahkan Perlindungan HAM

Saya mendorong agar lebih banyak lagi Kabupaten/Kota ramah HAM, kata Moeldoko.

Erick Tanjung
Kamis, 17 Desember 2020 | 15:16 WIB
Moeldoko: Pandemi Tak Boleh Melemahkan Perlindungan HAM
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Antara/Hafidz Mubarak A/aww)

Pada forum yang sama, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menerangkan, pandemi Covid-19 berdampak pada penghormatan dan perlindungan HAM di seluruh dunia, terutama pada hak kesehatan.

Ahmad pun menuturkan bagaimana prinsip utama HAK yakni jika salah satu hak berkurang maka hak lainnya akan terkurangi, sebaliknya jika satu hak terpenuhi maka akan melengkapi hak lainnya.

“Melalui Festival HAM 2020 ini, semoga menjadi jembatan bagi semua pihak untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama sebagai bentuk penghormatan dan perlindungan HAM,” kata Taufan Damanik.

Ketua International NGO Forum on Indonesia (INFID) Totok Yulianto yang juga hadir secara virtual mengungkapkan, pada dasarnya Pemerintah Pusat yang didukung Pemerintah Daerah adalah penanggung jawab pemenuhan HAM masyarakat.

Baca Juga:Ini Harapan 9 Keluarga Korban Pelanggaran HAM Masa Lalu ke Pemerintah

Maka itu, kata Totok, penerapan Kabupaten/Kota ramah HAM merupakan strategi baru dalam pemajuan HAM yang dikembangkan secara global. Totok pun berharap, upaya penghormatan dan perlindungan HAM bisa berjalan baik selama pandemi COVID-19.

Festival HAM telah diselenggarakan sejak tahun 2014 di berbagai kota. Adapun Festival HAM 2020 kali ini berlangsung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang merupakan kota pertama di luar Jawa sepanjang pelaksanaan Festival HAM.

Festival HAM 2020 yang mengangkat tema ‘Menegakkan HAM di Masa Pandemi Covid-19: Tantangan dan Solusinya’ ini juga menjadi yang pertama kali berlangsung secara virtual. Antara

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini