Seremonial Vaksin Covid-19 Dikritik Warganet: Cape Gue Jadi Rakyat

Mereka menganggap, biofarma tidak memiliki sifat kedaruratan, hingga pengiriman vaksin dilakukan upacara seremonial

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 06 Januari 2021 | 07:00 WIB
Seremonial Vaksin Covid-19 Dikritik Warganet: Cape Gue Jadi Rakyat
Petugas mengangkut vaksin COVID-19 setibanya di Bandar Udara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (5/1/2021). Sebanyak 20.400 dosis vaksin COVID-19 Sinovac tiba di Kendari untuk didistribusikan ke Dinas Kesehatan di 17 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara. [ANTARA FOTO]

SuaraJawaTengah.id - Masa pandemi Covid-19 masih saja ditemukan kegiatan seremonial pada pengiriman vaksin Covid-19. Hal itu dinilai tidak memiliki rasa kedaruratan dalam menangani Covid-19.

Sebuah video upacara pengiriman vaksin Covid-19 beredar di media sosial. Banyak yang senang, tapi banyak juga warga yang jengkel melihat pemandangan dalam video upacara.

Penyebabnya, pemerintah disebut tidak menganggap pandemi sebagai masalah besar. Sampai pengiriman vaksin pun harus dibuatkan acara.

Kenapa acara seremoni di tengah pandemi seperti ini harus dikritik. Karena jika vaksin adalah barang penting untuk segera disalurkan ke masyarakat, tidak perlu ditahan-tahan. Sampai harus dibuatkan acara seremoni.

Baca Juga:Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona, Rusunawa Margaluyu Malah Ditutup

Sudah menjadi rahasia umum, banyak acara pemerintah yang dihadiri pejabat. Waktu pelaksanaannya sering molor dari jadwal sebenarnya.

Jika setiap daerah yang disinggahi vaksin harus dibuatkan acara penerimaan dan pelepasan. Berapa banyak waktu yang terbuang. Vaksin yang harus selalu terjaga dalam suhu dingin pun terancam rusak di jalan.

"Hanya di Indonesia, ada upacara pengiriman vaksin," kata akun Twitter Alexa Zara V.

Video pendek upacara pengiriman vaksin ini pun dikritik karena terlihat orang dalam video tidak menjaga jarak. Membuat kerumunan. Tidak disiplin protokol kesehatan.

Upacara pengiriman vaksin ini disebut diselenggarakan di Kantor PT Bio Farma (Persero) Bandung.

Baca Juga:Ratusan Pedagang di Pasar Ini Pilih Tutup Kios, Hindari Tes Rapid Antigen

Seorang pria dalam video diduga sebagai Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir mengatakan "Assalamu alaikum bapak ibu semua. Pada sore ini pas setelah azan asar, kita akan lakukan pelepasan pengiriman perdana vaksin Covid-19 ke 14 provinsi. Kami mohon doa restu kepada bapak ibu semua. Semoga apa yang kita mulai hari ini, merupakan awal dari usaha kita untuk bisa mengakhiri pandemi Covid-19 ini. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, maka pengiriman vaksin Covid-19 kita mulai. Bismillahirrahmanirrahim"

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini