Ngeri! Banjir Berwarna Hijau Rendam Permukiman di Kota Pekalongan

Kondisi air yang menggenang berwarna hijau sehingga tampak seperti hamparan lapangan sepakbola

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:28 WIB
Ngeri! Banjir Berwarna Hijau Rendam Permukiman di Kota Pekalongan
Kondisi banjir yang menggenangi permukiman warga di Clumprit, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. (Suara.com/F Firdaus)

SuaraJawaTengah.id - Banjir merendam wilayah Clumprit, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Ribuan warga terdampak banjir yang sudah terjadi hampir dua bulan itu. 

Selain masuk ke rumah-rumah warga, banjir dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter itu juga menggenangi akses jalan dan tempat pemakaman umum. 

Kondisi air yang menggenang berwarna hijau‎ sehingga ‎tampak seperti hamparan lapangan sepakbola.

Lurah Degayu, Ma'asobirin mengatakan, ‎terdapat 1.549 warga di dua RW yang terdampak banjir. 

Baca Juga:Pernah Memiliki Panti Pijat, Perampok Bersenjata Api di Semarang Ditangkap

"Yang banjir hanya di RW 7 dan 8. Kalau RW lainnya tidak. Sampai hari ini masih banjir, tapi tidak ada warga yang mengungsi," katanya kepada Suara.com, Sabtu (23/1/2021).

‎Menurut Ma'asobirin, banjir di wilayah tersebut sudah terjadi sejak Desember 2020.‎ Genangan air hanya beberapa saat saja surut.

"Surut sebentar nanti datang air rob, banjir lagi. Berapa hari surut lagi tapi tetap ada genangan, nanti tambah lagi kalau hujan," ungkapnya.

Ma'asobirin mengatakan, selain curah hujan tinggi, penyebab banjir adalah rob serta limpasan air dari Kali Banger dan Kali Gabus yang berada di perbatasan Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang.

"Misalkan tidak turun hujan pun tetap ada genangan air karena rob. Apalagi ditambah hujan. Airnya tidak bisa mengalir ke mana-mana sehingga banjirnya awet," ujarnya.

Baca Juga:Tren Ibu Digugat Anak Kandung, Psikolog: Maaf Hewan Saja Tak Seperti Itu

‎Terkait kondisi air yang berwarna hijau, Ma'asobirin mengatakan hal itu terjadi karena air yang menggenang bercampur dengan lumut.

"Warna hijau itu lumut‎ karena di situ ada rawa-rawa juga. Memang banyak banjirnya yang berwarna hijau, di permukiman dan di jalan," ucapnya.

Kontributor : F Firdaus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak