alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kehabisan, Vaksin Covid-19 yang Diterima Kota Tegal Tidak Sesuai Alokasi

Budi Arista Romadhoni Senin, 25 Januari 2021 | 07:39 WIB

Kehabisan, Vaksin Covid-19 yang Diterima Kota Tegal Tidak Sesuai Alokasi
Aparat kepolisian dan TNI bersenjata mengawal vaksin Covid-19 yang tiba di kantor Dinas Kesehatan Kota Tegal, Minggu (24/1/2021). (Suara.com/F Firdaus)

Vaksin yang dikirim ke tegal tidak sesuai alokasi awal yaitu sebanyak 5.960 dosis.

SuaraJawaTengah.id - Ribuan dosis vaksin Covid-19 tiba di Kota Tegal, Minggu (24/1/2021). Jumlah vaksin yang diterima berkurang dari alokasi awal.

‎Vaksin Sinovac itu diangkut dari Kota Semarang menggunakan mobil boks khusus dan tiba di kantor Dinas Kesehatan pukul 18.13 WIB. Vaksin tiba dengan pengawalan aparat kepolisian dan TNI bersenjata api.

‎Dari mobil pengangkut, vaksin yang dikemas dalam dua boks besar langsung dibawa ke ruang berpendingin dan disimpan di dua lemari pendingin yang sudah disiapkan.

Jumlah vaksin yang diterima tersebut total 4.000 dosis. Jumlah ini berkurang dari jumlah alokasi vaksin yang rencananya akan diterima Kota Tegal yakni sebanyak 5.960 dosis‎. 

Baca Juga: Jateng Tiga Besar Wilayah Penyebaran Corona, Kota Semarang Longgarkan PPKM

Berkurangnya jumlah tersebut karena vaksin yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sudah habis setelah didistribusikan ke daerah-daerah. Kota Tegal merupakan yang terakhir kali mengambil. 

"Rencananya kita mengambil 5.960‎ vaksin, tapi kita dikasih sementara‎ ini tahap pertama 4.000," ujar Wakil Wali Kota Tegal‎ Mohamad Jumadi, Minggu (24/1/2021).

Jumadi mengatakan, vaksinasi akan mulai dilakukan Senin (25/1/2021). Pencanangannya akan dilakukan di RSUD Kardinah.

"Nanti ada 10 pejabat dan tokoh masyarakat yang akan disuntik pertama kali saat pencanangan," ujarnya.

Setelah 10 pejabat dan tokoh masyarakat, vaksinasi selanjutnya dilakukan terhadap tenaga kesehatan di 13 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang ‎sudah ditunjuk sebagai tempat vaksinasi.

Baca Juga: Kabar Baik! Zona Hijau Muncul di Bogor Setelah Hampir Sepekan Merah

"Setiap fasyankes per hari minimal 200 orang tenaga kesehatan yang divaksin. Mudah-mudahan lancar. Semua sudah siap," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait