alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Peluang Politisi Senior Nyapres, Refly Harun: Megawati Punya Peluang

Budi Arista Romadhoni Senin, 25 Januari 2021 | 08:33 WIB

Peluang Politisi Senior Nyapres, Refly Harun: Megawati Punya Peluang
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (Suara.com/Umay Saleh)

Fenomena politisi lansia seperti Mahathir Mohamad dan Joe Biden bisa jadi contoh, politisi senior berpeluang nyapres 2024

SuaraJawaTengah.id - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 selalu dibahas banyak kalangan. Hal itu disebabkan, Presiden Joko Widodo sudah tak bisa lagi mencalonkan diri. 

Calon yang diusulkan pun beragam. Dari politisi baru, kepala daerah, hingga para politisi senior. 

Bahkan kemenangan Presiden Amerika Joe Biden diusianya 78 tahun juga dikaitkan dengan Pilpres 2024 di Indonesia. Bukan tidak mungkin, politisi senior akan mengisi slot calon presiden republik Indonesia. Hal itu terjadi jika politisi muda tidak ada yang bisa memberikan daya tarik kepada masyarakat. 

Selain Joe Biden Kita bisa melihat Mahathir Mohamad dilantik menjadi Perdana Menteri Malayasia pada umur 92 tahun. Maka peluan politisi senior di Indonesia masih terbuka lebar. 

Baca Juga: La Nyalla: Ibu Megawati Memberikan Warna dalam Kehidupan Politik Indonesia

Mungkinkah politisi senior mencalonkan diri sebagai presiden? Refly Harun melalui kanal Youtube miliknya mengunggah video berjudul "BUKAN TIDAK MUNGKIN 2024 JK DAN MEGA NYAPRES LAGI!!"  

Dalam unggahannya, ahli hukum tata negara ini membacakan sebuah artikel yang berspekulasi bahwa Jusuf Kalla (JK) akan maju Pilpres mendatang.

Dalam artikel itu dijelaskan bahwa terlepas dari usia yang sudah cukup tua, JK memiliki peluang untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. Pasalnya, kedekatan dirinya dengan Presiden AS Joe Biden berdampak positif.

Refly Harun menjelaskan, terlepas dari dukungan partai politik atau tidak, ia meminta masyarakat untuk tidak melupakan "Mahathir Effect".

"Ada dukungan parpol atau tidak, jangan melupakan bahwa yang namanya 'Mahathir Effect'. Ini seperti fenomena bola salju, menggelinding makin besar dan terbukti misalnya Amerika Serikat pada dua perhelatan pemilu terakhir ini memunculkan orang-orang tua sebagai presiden terpilih Donald Trump dan kemudian juga yang lebih tua Joe Biden," terangnya.

Baca Juga: Presiden Bagi-bagi Nasi Kotak, Refly Harun: Jokowi Pencipta Kerumunan

Dalam videonya itu, Refly Harun turut menjelaskan umur JK dan Joe Biden yang tak jauh beda, hanya berjarak berapa bulan saja. Itu membuat, JK bisa maju dan memiliki peluang menjadi presiden seperti Joe Biden.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait