Pandemi Covid-19 Bikin Bisnis Kue Keranjang Tak Semanis Imlek Tahun Lalu

Imlek di tengah pandemi tentu saja akan berbeda, bisnis kuliner khas imlek akan terhenti

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 26 Januari 2021 | 07:45 WIB
Pandemi Covid-19 Bikin Bisnis Kue Keranjang Tak Semanis Imlek Tahun Lalu
Kue Karamel Cina atau Kue Keranjang Khas Imlek. (Shutterstock)

Menurutnya, ini berisiko tinggi terpapar Covid-19 jika produsen rumahan seperti keluarganya mengumpulkan banyak orang di satu tempat dalam jangka waktu yang lama.

Orang tua Alisa merupakan generasi kelima pembuat kue keranjang merek Dua Naga Mas. Usaha kue keranjang rumahan tersebut beralamat di Kampung Balong Gang VI RT 005 RW 008.

“Biasanya kami bikin sebanyak 4 ton dan mulai dibuat dadakan jelang Imlek. Order banyak dari luar kota. Harganya Rp30.000-an. Sebenarnya banyak pelanggan yang menanyakan kue kami, tapi banyak pertimbangan kami untuk memilih tidak memproduksi dulu. Takutnya kalau ada yang datang kemari dari mana-mana kami enggak tahu juga kondisi mereka kan,” jelas dia.

Baca Juga:Dampak Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Bondowoso Naik 1 Persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak