"Saat itu saya tengah belajar bahasa di Pare dan bertemu salah satu tentor yang menunjukkan sebuah PDF Al-Qur’an berbahasa Bali," ujarnya.
Efri pun tak meyangka, jika penulis Al-Qur’an berbahasa Bali itu ternyata dari Kalangan Ahmadiyah. Dirinya pun sudah tahu betul Ahmadiyah kerap dicap sebagai aliran sesat.
Akan tetapi baginya, Ahmadiyah memiliki kontribusi besar untuk Islam, khususnya untuk masyarakat Bali, ditandai dengan terciptnya Al-Qur’an terjemahan bahasa Bali.
"Meski tidak terjadi penolakan, namun penyebaran terjemahan ini terbilang masif," katanya.
Baca Juga:Viral! Curhatan Mahasiswa Skripsi Harus Bawa Tanaman Hias oleh Oknum Dosen
Catatan Redaksi:
Judul artikel mengalami perubahan dari sebelumnya "Teliti Quran Terjemahan Tokoh Wahabi, Mahasiswa UIN Sabet Skripsi Terbaik" menjadi "Teliti Quran Terjemahan Bahasa Bali, Mahasiswa UIN Sabet Skripsi Terbaik". Atas kesalahpahaman ini kami sampaikan permohonan maaf.
Kontributor : Dafi Yusuf