"Saya ada di rumah dinas. Di rumah itu saya juga bekerja. Ada masyarakat mau ketemu, saya temui. Jangan dibilang saya tidak ke kantor terus tidak bekerja," ujarnya.
Sementara terkait kabar perseturuan dengan wali kota Dedy Yon Supriyono, Jumadi menyebut hubungannya dengan sang wali kota tidak ada masalah.
"Kemarin dari Jakarta saya ketemu beliau, sudah saya jelaskan. Saya tidak ada masalah, fine-finesaja dengan beliau. Nah mungkin dua hari ini tidak ketemu, tidak ke kantor jadi tidak komunikasi," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, konflik antara Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan wakilnya Muhamad Jumadi mencuat. Jumadi diketahui sudah beberapa hari tidak masuk kerja tanpa alasan jelas. Keberadaannya juga tidak diketahui.
Baca Juga:Aneh, Pasar di Kota Tegal Boleh Buka Tapi Saat Tengah Malam hingga Pagi
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal Johardi mengungkapkan, Jumadi sudah tidak masuk kantor sejak 11 Februari 2021 atau sudah 11 hari.
"Mulai tanggal 11 Februari sampai hari ini tidak ada di tempat (kantor). Keberadaannya tidak diketahui. Sudah beberapa kali saya telpon juga tidak diangkat," ujarnya, Senin (22/2/2021).
Menurut Johardi, Jumadi baru memberi informasi terkait keberadaannya melalui pesan WhatsApp, Senin (22/2/2021).
"Pak wakil sudah menginformasi ke saya tadi, saya di Tegal, hanya itu saja. Saya jawab bapak segera saja menghadap ke pak wali kota," sebut Johardi.
Jumadi mengatakan, mangkirnya Jumadi dari tugas-tugas yang harus dijalankannya sebagai wakil wali kota tersebut akan dilaporkannya ke wali kota untuk diputuskan langkah-langkah yang akan diambil.
Baca Juga:Kabar Gembira Warga Tegal, 3 Bioskop Mulai Dibuka Awal Februari
"Tentunya kita lihat mekanisme, kita lihat sesuai aturan yang berlaku. Saya laporan pak wali dulu, nanti langkah-langkahnya apa yang jelas sesuai aturan," ucapnya.