"Kalau sehari 1000 ternyata masih ada waktu, vaksinatornya masih sanggup dan orang yang divaksin masih ada, maka besok bisa ditambah. Tapi kalau 1000 itu sudah cukup melelahkan dan waktunya ternyata habis, maka target itu yang akan kita kunci," ucapnya.
Selain soal vaksinasi, Ganjar juga meminta Bupati/Wali Kota mengawal proses tracing terhadap kasus Covid-19. Jumlah tracing harus ditingkatkan, mengingat saat ini jumlah tracer telah ditambah termasuk bantuan tenaga dari TNI/Polri.
"Karena program PPKM Mikro tengah berjalan, maka saya minta tracingnya diperketat. Apalagi sekarang ada bantuan tracer dari TNI/Polri. Tracing ini penting digencarkan, agar kita bisa mengetahui kondisi yang ada dan segera mengambil langkah penanganan yang tepat," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, proses pengiriman vaksin tahap kedua sudah dilakukan ke seluruh Kabupaten/Kota. Targetnya, hari ini vaksin sudah tiba di seluruh lokasi itu.
Baca Juga:Filipina Tidak Merekomendasikan Vaksin Covid-19 Sinovac Untuk Nakes
"Sudah kami kirim dari kemarin dan sampai hari ini masih berproses. Kami targetkan proses distribusi vaksin ke kabupaten/kota selesai hari ini," katanya.
Setelah itu, maka seluruh daerah diminta serentak melakukan vaksinasi. Ditargetkan untuk 1 juta dosis vaksin yang diterima ini, tanggal 28 Februari bisa selesai disuntikkan.