alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usai Hotel Berbintang, Kini Ramai Kos-Kosan di Kota Semarang Dijual

Budi Arista Romadhoni Selasa, 23 Februari 2021 | 15:29 WIB

Usai Hotel Berbintang, Kini Ramai Kos-Kosan di Kota Semarang Dijual
Tangkapan layar kos-kosan di Semarang dijual di layanan jual beli online OLX.

Sama dengan Hotel berbintang, bisnis kos-kosan juga lagi sepi karena dihantam Pandemi Covid-19

Padahal, setiap bulannya dia harus mengeluarkan biaya untuk perawatan. Dia beruntung suaminya masih bisa mencari pekerjaan yang lain, meski masih merugi.

"Kayak kita ini kan ada biaya perawatan ya. Serba salah, kalau tak dilakukan perawatan nanti tak ada yang kos, namun  kalau mengeluarkan biaya perawatan juga kita belum pasti ada mahasiswa yang kos. Nanti kita tombok," imbuhnya.

Ditanya soal menjual, dia masih berusaha untuk mempertahankan kos-kosannya itu. Apalagi bangunan tersebut juga menjadi tempat tinggal keluarganya.

"Ya mau dijual gimana ya, soalnya saya juga tinggal di sini. Tapi kalau tak dijual biaya perawatannya tinggi. Jadi bimbang," paparnya.

Baca Juga: Waduh! Resto Pringsewu Kota Semarang Diteror Orderan Fiktif

Hal yang sama juga dirasakan Prayitno, semenjak pandemi kos-kosannya yang ada di Kecamatan Ngalian juga sepi. Hanya ada satu atau dua mahasiswa yang kos. Itupun yang sedang mengerjakan skripsi.

"Saya beruntung dekat dengan kampus, jadi ada beberapa mahasiswa semester tua yang masih kos untuk meengerjakan  skripsi," ucapnya.

Namun, dia mengakui jika penghasilannya memang berkurang secara derastis. Sebelum pandemi bisnis kos-kosannya selalu dipenuhi dengan mahasiswa UIN Walisongo Semarang, sekarang benar-bennar sepi.

"Kalau penghasilan jelas sangat berkurang," keluhnya.

Jika kondisi ini tak segera diatasi, beberapa bulan lagi dia tak tau lagi apa yang harus dilakukannya untuk menghidupi keluargannya. Apalagi, dia juga mengandalkan jualan makanan yang ada di kos-kosannya itu.

Baca Juga: Puluhan Hotel di Kota Bandung Diobral di Situs Jual Beli, Gulung Tikar?

"Selain menyewakan kos-kosan saya juga menjual makanan, namun kalau mahasiswa sepi seperti ini siapa yang akann beli," pungkasnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait