alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Vaksinasi Sudah Berjalan, Gibran Klaim Kasus Covid-19 di Solo Terkendali

Budi Arista Romadhoni Selasa, 02 Maret 2021 | 17:06 WIB

Vaksinasi Sudah Berjalan, Gibran Klaim Kasus Covid-19 di Solo Terkendali
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat mendampingi lansia yang akan di vaksin Covid-19 di RSUD Bung Karno, Solo, Senin (1/3/2021). (Suara.com/Budi Kusumo)

Gibran menyebut kasus Covid-19 di Solo mengalami penurunan, saat ini tersisa 582 pasien menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Rumah Sakit

SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengklaim kasus penyebaran Covid-19 di Kota Solo masih terkendali. Hal itu karena terdapat pencegahan dari penerapan protokol kesehatan dan sudah dilakukan vaksinasi kepada masyarakat. 

Meski sudah mulai Vaksinasi, Gibran menyebut upaya pencegahan terus dilakukan hingga benar-benar terbebas dari Covid-19. 

Pemkot Surakarta mencatat hingga tanggal 1 Maret 2021 jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Kota Solo sebanyak 9.508 kasus.

Dari total tersebut, jumlah sembuh sebanyak 8.463 orang, menjalani isolasi mandiri sebanyak 475 orang, perawatan rumah sakit 107 pasien, dan meninggal dunia sebanyak 463 orang.

Baca Juga: Setahun Pandemi Covid-19, Pemerintah Akui Kendalanya Masih Sama

"Kita juga kebut vaksinasi, hari ini TNI mulai divaksin. Ini nanti saya juga ikut rapat koordinasi dengan pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah)," kata Gibran dilansir dari ANTARA di Solo, Selasa (2/3/2021). 

Meski demikian, ia belum mengetahui secara pasti terkait pembahasan pada rapat koordinasi tersebut.

"Apakah membahas PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) lagi. Namun kalau keadaan memaksa untuk itu ya lanjut, tetapi saya lihat di Solo sudah membaik, terkendali," katanya.

Mengenai pemberian vaksin kepada masyarakat, diakuinya, saat ini masih terkendala oleh pembatasan jumlah vaksin. Meski demikian, ia sudah meminta kepada pemerintah pusat agar Solo diprioritaskan.

"Memang kuota vaksin kurang, semua daerah kan mengejar. Saya minta Solo diprioritaskan karena kan menopang daerah lain. Kalau mereka (warga luar Solo) sakit ya rumah sakitnya di Solo," katanya.

Baca Juga: Setahun Pandemi, Pasien 01 Alami Efek Long Covid Penggumpalan Darah

Meski demikian, pihaknya menyatakan siap menerima berapapun pengiriman yang dilakukan oleh pemerintah pusat kepada Pemkot Surakarta.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait