"Biar tahu kalau calon pelanggan itu serius. Bukan PHP," ujar TA.
TA mengaku bukan asli Solo, namun ia sudah lama menetap di kota tersebut. Akun media sosial yang ia gunakan hanya cadangan. Akun utama TA ditangguhkan karena dianggap melanggar syarat dan ketentuan.
“Kalau ada yang ajak chat, saya berharap jadi. Pelanggan banyak yang puas karena saya suka mengobrol. Cantik itu relatif tapi nyamannya itu. Mungkin saya bisa memberi kenyamanan,” kata TA.
Tarif sedikit mahal dipatok SI, pelaku prostitusi online Solo yang bersedia melayani paket short time (ST) hingga long time (LT). Layanan tidak lumrah seperti seks bertiga pun ia sanggupi.
Baca Juga:Waspada! 27 Daerah di Jawa Tengah Ini Rawan Terjadi Bencana Tanah Bergerak
Per jam ia memasang tarif Rp900.000. Lalu untuk dua jam Rp1,3 juta. Sedangkan paket LT enam jam senilai Rp1,6 juta dan paket bertiga Rp3 juta.
“Isi slot dulu kemudian wajib DP 50% baru saya kasih tahu lokasi hotelnya. Ini include [hotel ditanggung TA],” kata SI.
Paket Tanpa Hotel
Sementara pelaku prostitusi online lain, GS, membiarkan pelanggan memilih hotelnya. Harga yang ia tawarkan merupakan paket tanpa hotel.
“Satu jam Rp700.000, dua jam Rp1,3 juta, dan Rp3,5 juta untuk enam jam. All service dan wajib kondom. Lokasi hotel diberikan setelah fix jadwal booking online,” kata perempuan 20-an tahun itu.
Baca Juga:Miris, Pelajar di Pontianak Jadi PSK demi Perbaiki iPhone
Lain perempuan lain pula laki-laki. Pelaku prostitusi online laki-laki di Solo seperti AN, pria 24 tahun memasang tarif lebih rendah.