alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Disiram Air Keras saat COD, Ayah Rifna Jual Motor untuk Biayai Perawatan

Budi Arista Romadhoni Sabtu, 20 Maret 2021 | 07:36 WIB

Disiram Air Keras saat COD, Ayah Rifna Jual Motor untuk Biayai Perawatan
‎Siswa SMK korban penyiraman air keras terbaring lemah di rumahnya di Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Brebes, Kamis (18/3/2021). [Suara.com/F Firdaus]

Sebelum dibawa ke rumah sakit, Rifna korban penyiraman air keras menjalani perawatan di rumah selama sekitar dua bulan

SuaraJawaTengah.id - ‎Rifna Maulidianur, siswa SMK di Kabupaten Brebes yang disiram air keras saat hendak COD akhirnya mendapat perawatan di rumah sakit dan akan menjalani serangkaian operasi.

Sebelum dibawa ke rumah sakit, Rifna menjalani perawatan di rumah selama sekitar dua bulan. Untuk membiayai perawatan itu, orang tua pelajar berusia 16 tahun‎ itu sampai harus menjual sepeda motor.

Ayah Rifna, Washadi mengungkapkan, selama dirawat di rumah dirinya memanggil perawat untuk mengganti perbanyang membalut luka bakar di sejumlah bagian tubuh Rifna.

‎"Perawatan di rumah manggil jasa tenaga medis bayar Rp600 ribu tiap dua hari sekali. Biayanya tinggi jadi saya jual motor anak (Rifna)," kata Washadi saat dikunjungi Bupati Brebes Idza Priyanti, Kamis (18/3/2021).

Baca Juga: Janjian COD, Siswa SMK di Brebes Disiram Air Keras

Di rumahnya di Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari, Washadi sehari-hari bekerja memperbaiki televisi yang rusak. Sedangkan istrinya hanya ibu rumah tangga.

"Tidak setiap hari ada yang servis TV," ujarnya.

Bupati Brebes Idza Priyanti memastikan biaya perawatan Rifna di RSUD Brebes akan ditanggung sepenuhnya oleh pemkab.

"Memang kondisinya sangat memprihatinkan, makanya kami merujuknya ke RSUD Brebes. Biayanya gratis," ujar Idza.

Idza mengatakan, sesuai Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak, pemkab datang dan merespon untuk memberikan perlindungan, baik secara kesehatan maupun hukum.

Baca Juga: Duh! Alami Gangguan Jiwa, 54 Orang di Brebes Dipasung

"Karena masih trauma kami bujuk, alhamdulillah sudah dirawat di RSUD Brebes," ucap Idza.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait